Tring.....tring
Suara bel pulang sekolah pun berbunyi semua anak berhamburan keluar kelas untuk pulang ke rumah masing masing .
"Put , gue ama 3D mau pergi ke mall , lo ikut gak ? " kata pita pada putri
"Kagak deh , hari ni papa pigi keluar kota ya jadi nya mama tinggal sendiri , lu tau kan kalo udah 3D belanja mau sampe 3 jam belum makannya , mainnya lagi " kata putri
"Ya udah deh , gue titip salam ama bokap lo ya " kata pita
"Iya "
"Ya udah kami pigi ya , bye " kata pita
"Bye "
___________________
15 menit kemudian
Putri POV
Hari ini sahabat sahabat gue pada pergi ke mall tapi gue kagak ikut karena hari nie mama sendiri di rumah , takutnya kelamaan di mall lan kasihan mama gue .
"Mana sih taksi kok pada kagak nongol ya , tumben " kata putri
"Woy putri " teriak seseorang , dan membuatku menoleh ke kanan untuk melihat orang yang memanggilku dan ternyata itu sih putra , cowok paling sok ganteng , sombong , sok cool , tukang nyari masalah ama gue dan satu lagi irit huruf banget , entahlah walau dia irit huruf dia tetap punya cara untuk ganggu gue dan apalagi yang akan terjadi sekarang
"Apa ?" Kataku ketus
"Pulang" kan benerkan dia irit huruf banget , apa coba maksud pulang ?
"Y udah sono pulang , ngapain disini " tanya ku makin ketus
"Sama kamu " katanya yang membuat aku mengeryit kebingungan
"Lu kalo ngomkng tuh yang jelas jangan satu kata satu kata doang " kataku semakin ketus . Tiba tiba dia menarik tanganku dan menggeretku ke motornya
"Lu ngapain bawa gue kesini , mau pamer motor lu , tenang gue gak akan tepana melihat motor lu itu " kataku acuh
"Naik " katanya
"Gak mau " kataku
"Naik gak , atau kamu mau aku gendong " kamu ? , sejak kapan dia pake aku - kamu , gendong ? Gue gak takut
"Gendong aja sono tuh karung beras " kata ku sambil berjalan berbalik arah darinya , tapi sebelum gue melangkah gue merasa ada yang menarik tubuh gue dan ....
"Aww " ringisku , gue seperti baru saja menabrak tembok ketika gue mendongak ternyata itu badannya si putra ,keras amet kayak tembok
"Kamu berani ngelawan aku " katanya
"Idih , ngapain juga takut ama kamu ya-" sebelum aku menyelasaikan kata kataku , merasa tubuhku melayang dan ternyata aku udah di gendong layaknya karung beras dan didudukan di atas motor nya .
"Pegengan , atau kamu akan terjatuh " kata nya
"Emang gue peduli ama omongan lo " kataku dan setelah itu dia menyalahkan motornya dan melaju dengan kecepatan diatas rata rata , spontan aku memeluknya dari belakang .
"Lu mau ngeliat gue mati ya , turunin gak kecepetan lu atau gue lompat aja kali ya ,kayanya sama aja dari lada gie harus naik motor bareng lu bagusan gue lecet lecet " kataku mengancam
Dan dia pun menurunkan kecepatan laju keretanya
_________________
Skip rumah
Author POV
Sampai di rumah putri , putri langsung turun dari kereta putra.
"Makasih " kata putri dan langsung berjalan masuk kedalam rumah , sebelum putri melangkah tangannya sudah ditarik oleh putra dan membuat wajah mereka sangat dekat
"Your mine " kata putra lalu mencium kening putri , yang membuat putri sangat marah
Plak
Satu tamparan berhasil mendarat di pipi putra
"Lo..... , lo itu boleh ganggu gue , nyari masalah ama gue , tapi lo itu gak boleh nyium gue sembarangan , emang gue cewek murahan yang sangat tersanjung bila lo cium , enggak , gue bukan cewek kayak gitu dan GUE SANGAT BENCI LO PUTRA ...... Arghhhhh " kata putri sakin geramnya dan berlari masuk kedalam rumah meninggalkan putra sendirian di halaman rumahnya
Jangan lupa vote dan komen ya 😘
KAMU SEDANG MEMBACA
Putra Putri (COMPLETE)
Teen Fiction"Your mine " kata putra lalu mencium kening putri , yang membuat putri sangat marah Plak Satu tamparan berhasil mendarat di pipi putra "Lo..... , lo itu boleh ganggu gue , nyari masalah ama gue , tapi lo itu gak boleh nyium gue sembarangan , emang...
