'Awas saja kau putra , kau tak akan kubiarkan' batin hendrik dan langsung membereskan kamarnya dan mengurus kepindahan mereka berdua ke canada
_____________________
Setelah sampai di apartemen , putri dan putra memasuki apartemen itu
"Apakah kau tinggal sendiri disini " kata putra
"Iya , emangnya ada apa ?" Kata putri
"Ini terlalu besar untuk ditempati sendiri , kau tidak tinggal dengan laki laki kan ?" Kata putra dan menatap putri dengan tatapan yang menyelidik
"I..iya "kata putri gugup
"Kalau begitu cepat bereskan barang barangmu " kata putra
"Baiklah , tunggulah disini " kata putri dan berjalan ke arah kamar
"Iya " kata putra dan duduk disalah satu sofa
Ketika putri sudah sampai di kamar dia langsung mengganti pakaiannya dan meninggalkan semua perlengkapannya dan hpnya karena dia takut putra sudah memberi alat pelacak di hp atau pakaiannya tadi
"Untung saja , apartemenku dilantai 3 ,jadi aku bisa turun dengan aman " kata putri dan mulai turun dengan dibantu tali dan sampai di bawah dengan aman lalu memasuki taksi yang sudah ia pesan ke restoran setelah ke restoran ia menaiki taksi ke bandara
Sampai di bandara dia langsung menghampiri hendrik dan menaiki pesawat nya
"Hendrik , apa kau yakin kita tidak akan ketauan "
"Iya putri , aku yakin , aku sudah mematikan seluruh cctv dibandara hingga kepergian kita , dan menyamarkan namamu " kata hendrik
"Ouh , baguslah kalo begitu , aku tak menyesal membawa mu ikut bersamaku " kata putri
Sedangkan disisi lain putra menaiki kamar putri dan melihat kamar itu kosong dan melihat tali yang membantu putri turun .
"Kau sudah melanggar janjimu sayang , kau akan mendapat hukuman untuk itu " gumam putra da menelpon orangnya untuk memesan kan dia tiket ke kanada karena putra tau dikanada , setelah dia menyadap hp putri jadi dia tau semua yang putri lakukan di hp itu
'Kau tidak akan bisa lari , aku akan mengikatmu dalam satu hubungan yang membuatmu tidak bisa lari dariku' batin putra dan menyeringai
Jangan lupa vote dan komen ya ❤
KAMU SEDANG MEMBACA
Putra Putri (COMPLETE)
Teen Fiction"Your mine " kata putra lalu mencium kening putri , yang membuat putri sangat marah Plak Satu tamparan berhasil mendarat di pipi putra "Lo..... , lo itu boleh ganggu gue , nyari masalah ama gue , tapi lo itu gak boleh nyium gue sembarangan , emang...
