Masuk Kuliah

1.5K 46 0
                                    

Sudah seminggu Aku dan mas Al mendiami rumah itu, hanya berdua, dan sekarang saat nya Aku masuk kuliah, tidak bosan lagi deh di rumah sendirian.

"Mas, besok ana mulai masuk kuliah lagi, mas gak apa-apa kan yah, ana gak ada setiap saat di rumah.
Apalagi sekarang ana udah semester 5 pasti di sibukan dengan tugas praktek, dan mungkin udah di kasih tugas buat skripsi juga mas. "Ucap ku yang duduk bersampingan di kasur.

"Em iya gak apa-apa sayang, mas juga paham ,mas ngerti kamu kan emang harus mengejar cita cita mu juga, semoga kamu lulus tepat waktu yah, dan mendapatkan kumlaf yah.
Nanti kalau ada yang gak di mengerti nanti tanyakan saja sama mas yah, in sya Allah mas bantu, kan kita jurusan nya sama." Ucap Al sambil mengelus-elus kepala istrinya itu.

"Iya aamiin mas, ana mau banget dapet kumlaf mas, itu impian ana dari dulu. "Ucap ana sambil tersenyum menghadap Al dengan mata penuh harapan.

"Iya aamiin, udah tidur yuk udah malam nih, kamu kan besok masuk kuliah pagi dan mas juga kerja, nanti besok mas anterin kamu ke kampus. "Ucap Al mengubah posisi nya.

Sebelum berangkat kuliah seperti biasa aku membersihkan rumah, dan membuatkan makanan untuk mas Al.

***

Seperti biasa kami bangun sebelum subuh, agar bisa sholat berjamaah tepat waktu, dan

setelah solat kami pun sarapan.

"Ini mas makan yah, biar gak lemas kerja nya." Ucap ana sambil menyodorkan piring yg udah di isi makanan ke mas Al.

Al pun mengambil piring yang di sodorkan oleh ana.

"Makasih sayang." Ucap Al sambil tersenyum sumringah.

Lalu suasana menjadi sepi, tanpa ada pembicaraan karena memang kami sudah terbiasa dan di biasakan jika makan jangan banyak bicara.

Selesai makan mas Al mengantarkan ku ke kampus.

Di perjalanan kami membicarakan masa lalu mas Al yang nakal banget, dan sering bulak balik bp, tetapi juga dia banyak sekali yang ngejar ngejar, setiap masuk kelas di bangku mas Al sudah banyak surat cinta, bunga, dan coklat, bahkan hadiah hadiah lain nya.

Dan dengan polos nya mas Al dia membagikan semua itu ke teman teman kelas.

Aku hanya tertawa mendengar cerita mas Al di masa sekolah dulu.

"Kampus kamu dimana? Sudah dekat? "Ucap Al

"Sudah mas, tinggal belok kanan sekali lagi, nanti juga ada penunjuk arah ke kampus ku mas."

"Oh oke, kamu selesai mata kuliah jam berapa? "Ucap Al.

"Set 12 mas, udah itu gak ada mata pelajaran lain nya, karena masih awal belum sibuk." Ucap ana

"Oh ya udah nanti mas set 12 jemput kamu yah, nanti kita makan di resto yah." Ucap Al sambil menatap ku.

"Iya mas, nanti ana hubungi lagi kalau ana udah selesai kuliah." Ucap ana.

"Ini sayang kampus nya?" Ucap Al dengan menaikan sebelah alis nya.

"Iya mas, ini kampus ku. Mas ana masuk dulu yah. Hati hati di jal...
"Ucap ana terpotong dengan morning kiss mas Al.

"Jal-an , ih mas, malu tau nanti kalau ada temen ana yang liat gimana?" Ucap ana sambil cemberut, karena kalah cepat mulu.

"Iya iya deh, lagian kamu sih gemesin. Ya gak apa-apa kalau ada yang liat juga kan kita sudah halal sayang. Kenapa itu bibir minta di cium lagi?" Ucap Al meledek ku.

Lalu aku langsung merubah bibirku dari yang cemberut ke keadaan yang biasa. Dan akupun langsung geleng-geleng.

"Yaudah sana masuk, nanti kamu telat lagi. Mas juga ada meeting pagi nih." Ucap mas melihat jam dan mengusap pipi ku yang tembem ini.

Assalamualaikum Jodohku Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang