8.) Semoga Baik-Baik Saja

30 3 0
                                        

Jam sudah menunjukkan setengah 4. Sekarang Skalyn sudah siap dengan baju simpelnya.

Setelah selesai bersiap-siap. Skalyn menuruni tangga dan menuju ke ruang tamunya. Mengecek semua barang yang ia bawa.

"Udah siap?" Tanya Anton di balas anggukkan oleh Skalyn.

"Enggak makan dulu?" Tanya Annytia tiba-tiba.

"Hmm...?" Skalyn melirik ke arah Anton. Tak ada respon darinya. Saat Skalyn ingin menjawab tiba-tiba Anton bicara.

"Eng-enggak usah Tante, nanti aku mau ajak Skalyn makan sekalian"

"Oh... yaudah" Annytia tersenyum.

"Yaudah mah... aku pergi dulu ya." Skalyn menghampiri Annytia di ikuti oleh Anton. Mereka mencium tangan Annytia dan pergi

"Hati-hati ya" ucap Annytia dari depan pintu rumahnya, dan di balas anggukan oleh Skalyn.

"Kita naik apa?" Tanya Skalyn

"Naik mobil, kenapa?" Jawab Anton.

"Gapapa"

Setelah Skalyn masuk ke dalam mobil. Anton segera melajukan mobilnya.

"Lu ngajak gw kemana sih?" Tanya Skalyn.

"Hmm... ke... nanti lu juga tau" ucap Anton acuh.

Perjalanan mereka sangat hening, karna tidak ada yang membuka suara sama sekali.

⭐⭐⭐

Karna waktu masih menunjukkan jam 4 kurang, Anton memilih untuk mengajak Skalyn ke mall yang tak jauh dari rumah Skalyn.

"Ngapain ke mall?" Tanya Skalyn dengan wajah polos.

"Ngapain kek? Ett... jan bilang lu gak pernah ke mall" ledek Anton.

"Yee... bukan gitu, kan lu cowo... ya ngapain ke mall?" Skalyn menunjuk ke arah mall yang sekarang tepat di depannya.

"Gakpapa, jalan-jalan aja sebentar" Anton pun keluar dari mobilnya, dan masuk ke dalam mall di ikuti Skalyn di belakangnya.

Setelah, berjam-jam mereka berjalan-jalan di mall sambil memakan es krim, Anton langsung mengecek ke jam di tangan kanannya.

"Udah jam 6 aja... udahan yuk" Anton melihat ke arah Skalyn yang sedang memperhatikkan sekitar.

"Woy! Denger gak?" Skalyn terkejut dan langsung nyengir di depan Anton.

"Denger, denger" ucap Skalyn. Skalyn melanjutkan aktifitasnya mengedarkan pandangnnya.

"Cari apaan sih?" Tanya Anton.

"Hmm... enggak cari apa-apa" jawabnya tanpa melihat ke arah Anton. Mereka pun keluar dari mall. Sebelum menuju parkiran, Anton memberhentikkan langkahnya.

"Eh... tunggu dulu, jangan kemana-mana" Anton menyuruh Skalyn untuk menunggunya di depan mall.

"Ada apa sih?" Gumam Skalyn.

Saat Skalyn fokus melihat ke depan, Anton tiba-tiba datang. Tangan kanannya membawa sebucket bunga.

"Nah... ini buat lu" Anton menyerahkan bucket bunga itu ke Skalyn, Skalyn pun terima bucket bunga itu. Ia terpesona melihat bunga yang sekarang ada di tangannya.

"Makasih" Skalyn tersenyum dan Anton membalas senyumannya.

"Yaudah yuk, lanjut lagi" ucap Anton.

"Kita mau kemana lagi?" Skalyn mengikuti langkah Anton.

"Ada dah... udah ngikut aja" Anton memasuki mobilnya, di ikuti oleh Skalyn.

Selama perjalanan, tak ada seorang pun yang membuka suara. Karna tak ada topik yang mereka dapat.

Princess VS PrinceTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang