"Rasa Yang Ada"

506 20 0
                                        

Aku tak mengerti apa yang terjadi dengan hatiku, rasa ini terus saja ada di dalam hatiku.

Salsabilla Andini P.C

***

Setelah beberapa menit mereka saling berpandangan, suara klakson mobil yang melintas di depan mereka membuat mereka terkejut dan langsung tersadar dari kejadian itu.

"Ehhh so....so....sorry sal." ucap Angga dengan gugup.

"Ahhh...hmmmm i...iya ga papa kak." jawab Salsa canggung.

Kini seketika suasana menjadi hening tanpa adanya sepatah katapun dari Angga ataupun Salsa. Angga dan Salsa sama sama diam, jelas saja mereka masih canggung dengan kejadian barusan.

"Ekhemmm." kini Salsa yang berusaha memecahkan suasana hening ini.

"Hmmm aku, eh maksudnya gue balik dulu yah kak." ucap Salsa salah tingkah.

"Hmmm bareng aku, eh aduh..maksudnya bareng gue aja sal baliknya." tawar Angga.

Salsa yang masih bingung apakah dia harus menerima tawaran Angga kali ini, dikejutkan oleh Angga yang terus saja memaksa Salsa untuk ikut pulang dengannya.

"Udah sal bareng gue aja ntar lo diculik lagi." paksa Angga.

"Hmmm iya udah deh kak." sambil perlahan menaiki motor Angga.

"Bisa ga?" Tanya Angga.

"Bentar susah nihh." masih berusah untuk naik ke motor Angga.

Jelas saja Salsa merasa kesulitan untuk naik ke motor Angga, dia memakai rok dan motor Angga adalah motor ninja.

"Ya udah sini gue bantu," sambil menjulurkan tangannya ke Salsa untuk memgangi Salsa agar bisa naik ke motornya.

Salsa pun membalas juluran tangan Angga agar dia bisa naik ke motor Angga.

"Udah?" Tanya Angga.

"Udah yuk jalan." jawab Salsa.

"Pegangan ntar jatuh."

"Ga mau ah,"

"Ehh ngeyel ya udah jangan salahin gue yah kalo lo jatuh!"

"Iya!"

Ketika hendak melaju Angga sengaja untuk mengegas motornya secara mendadak dan itu membuat Salsa hampir saja terjatuh. Tentu saja Salsa langsung refleks memeluk Angga karena kaget.

"KAKAKKKK....!!!" Sambil teriak dan mengetuk helm Angga.

"Hahahaha kan udah gue bilang makannya pegangan." sambil tertawa terbahak bahak.

"Jahat banget sih...sebel." ucap Salsa dengan nada marah.

"Iya deh iya maaf bawell..."

"Gue ga bawell tau-," Ucap Salsa sambil memanyunkan mulutnya.

"Ya udah sini pegangan." menarik tangan Salsa yang tadinya hanya berpegangan pada jaket Angga, supaya Salsa memeluk Angga.

Kini Salsa tidak bisa berkutik lagi. Jantung dia terasa berdetak lebih kencang dari biasanya.

'Duhh kenapa detak jantung gue jadi cepet gini yah?kok rasanya nyaman banget kalo sama kak Angga' Batin Salsa

'Sal, gue nyaman sama lo' Ucap  Angga dalam hati.

Di dalam perjalanan mereka asik mengobrol tentang berbagai hal. Sesekali mereka juga tertawa bersama karena lelucon Angga.

***

Kini motor Angga berhenti di suatu pusat perbelanjaan. Entah apa niat Angga kali ini.

"Lohh kak kok berhenti disini sih?" Tanya Salsa penasaran.

"Jalan jalan dulu gapapa kan?" Jawab Angga sambil mengelus kepala Salsa.

"Hmmm boleh deh, tapi jangan malem malem yah kak, ntar gue dicariin nyokap."

"Iya tenang aja. Ya udah yuk." berjalan dan menggandeng tangan Salsa.

Di dalam Mall Angga dan Salsa berjalan beriringan layaknya orang yang sedang berpacaran, sesekali Angga merangkul Salsa dari belakang dan itu membuat Salsa menjadi salah tingkah, Angga pun yang melihat ekspresi Salsa justru malah tertawa lepas, dia suka melihat Salsa salting atau marah karena itu semua membuat Salsa menjadu semakin menggemaskan dari biasanya.

Dan kini mereka tiba di arean permainan.

"Sal main game dulu yuk." ajak Angga.

"Ayukkk.." Jawab Salsa dengan semangat.

"Mau main apa ya sal?" Tanya Angga, sambil mengitarkan penglihatannya memilih permainan yang akan di mainkan mereka.

"Gimana kalo mainan itu aja kak?mau ga?" Jawab Salsa, menunjuk tempat permainan balap motor.

"Boleh tuhh, gue beli tiket dulu yah."

"Ok, gue tunggu sini aja ya kak."

"Sip." sambil mengacungkan jempol dan pergi berlalu untuk membeli tiket.

Setelah beberapa menit menunggu Angga, akhirnya Angga pun datang.

"Udah?" Tanya Salsa.

"Udah nih." sambil nenunjukan tiketnya pada Salsa.

"Ya udah yuk cepetan nantu di pake orang." ucap Salsa dengan semangat sambil menarik tangan Angga.

"Lah nih bocah semangat amat keknya." ledek Angga.

Sekarang mereka sampai di tempat permainan yang Salsa inginkan yaitu balap motor. Mereka tampak asik sekali bermain, tertawa bahagia bersama.

***

Setelah mereka selesai bermain Angga mengajak Salsa ke tempat makan untuk makan siang.

Sesampainya di sana Angga langsung memesankan pesanan Salsa dan juga dirinya di meja kasir dan langsung membayarnya.

Setelah selesai Angga langsung kembali ke tempat duduk yang sudah mereka tempati.

"Hmmm sal?"

"Iya, kenapa kak?"

"Lo seneng ga hari ini?" Tanya Angga.

"Seneng kok, seneng banget malah hehehe." jawab Salsa sambil tersenyum manis.

"Syukur deh kalo lo seneng gue juga seneng. Oh ya btw gue boleh minta WA lo ga?" Tanya Angga dengan antusias.

"Ohhh boleh kok, mana HP kakak?biar gue yang nulis nomornya." jawab Salsa dengan ramah.

"Ok bentar(mengambil HP di dalam tas), nih." memberikan HP itu ke Salsa.

Kemudian Salsa langsung mengetik nomor ponselnya ke HP Angga.

"Nih udah." mengambalikan HP kepada Angga.

"Ok, thanks ya sal."

"Sama sama kakak." tersenyum semanis madu. Mebuat Salsa semakin menggemaskan.

***

Stay tune terus yah guys.

See you papay👐

Dia adalah BINTANGKUCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang