16. Apa benar, perasaan itu?

286 70 69
                                    

                 
oiya sebelumnya, aku mau bikin 'happy 2k reads & 1k votes!' wkwk maaci yg udh setia baca sampai part 16 ini🤗♥️

"Hei, ini hari debut stage pertama kita. Kenapa kalian malah berkelahi?" Lee Gunhee yang sedari tadi mengobrol dengan Jaehwan tentang nada-nada dan lainnya, mulai menyadari kondisi yang sedikit menegang di ruangan mereka.

"Apa aku perlu memanggil manager?" Hyeongseop bertanya pada Hyunbin.

"Tidak perlu, tunggu sebentar agar masalah ini selesai," Seonho yang menjawab. Entah kenapa tiba-tiba dia bisa bersikap dewasa, padahal dirinya adalah yang termuda di We the Boys. Setelah berkata begitu, Seonho kembali sibuk mendekati Minhyun, entah kenapa ia sangat senang melihat pacar Anna itu. Mungkin karena Minhyun mengingatkannya dengan hyung-nya.

"Niatku hanya membantumu, apa itu salah? Aku hanya mau menunjukkan kepada semua orang kalau Daniel tidak sebaik yang mereka kira. Dia sudah menjebakmu," jawab Jihoon.

"Kau juga telah menjebaknya. Sampai-sampai Daniel hyung dan keluarganya pindah ke Busan. Aku kira itu sangat keterlaluan. Saat aku tau banyak penggemar yang menyerangnya, aku memang senang karena akhirnya kebenaran terungkap, tapi.. setelah hal itu harus membuatnya pindah, aku semakin menyalahkan diriku. Aku tahu hidup Daniel hyung sangat menderita setelah itu. Aku, aku menutup diriku karena aku cukup merasa bersalah atas kepindahan Daniel hyung dan keluarganya," Jinyoung menjelaskan dengan sedikit terisak. Ia teringat bagaimana eomma-nya Daniel menangis saat mereka akan pindah dan bagaimana sedihnya eomma-nya Daniel tiap kali banyak haters yang datang dan mulai memaki di halaman rumah mereka. Dan sering kali juga mereka dikirimi hal-hal yang menyeramkan seperti bangkai tikus dan hal-hal mengerikan lainnya.

"Oke aku salah. Aku bertingkah seolah aku ini malaikat yang menyelamatkanmu, padahal sebenarnya aku sama saja seperti seseorang yang sudah menjebakmu. Maafkan aku," Jihoon menundukkan kepalanya.

"Mungkin aku perlu waktu untuk memaafkanmu, seperti aku butuh waktu untuk memaafkan Daniel hyung," Jinyoung kemudian melirik ke Anna, "Anna, aku ingin bicara berdua denganmu. Minhyun hyung, apa aku memerlukan izin darimu?" tanya Jinyoung.

"Kau memerlukan izin dariku. Aku oppa-nya," Jaehwan menjawab.

"Bicaralah, aku akan menunggu kalian. Jangan lama-lama," jawab Minhyun dan melepaskan tangannya yang sedari tadi menggenggam tangan Anna. Anna pun mulai berjalan meninggalkan ruangan itu mengikuti Bae Jinyoung.

 Anna pun mulai berjalan meninggalkan ruangan itu mengikuti Bae Jinyoung

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Hei Jaehwan hyung, ikutlah audisi disini. Kau memiliki bakat terpendam pasti bisa mengikuti jejak We the boys untuk debut," Lee Daehwi, yang ternyata adalah seorang trainee di agensi We the boys, yang juga berbakat dalam menulis musik, dan juga ternyata ia juga berpartisipasi di dalam lagu debut dari We the boys, mulai mengajak Jaehwan untuk mengikuti audisi di perusahaan mereka itu.

SEOULOVE (Hwang Minhyun, Bae Jinyoung, Kim Jaehwan)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang