19

6.8K 348 2
                                        

Apa yang ia katakan beberapa menit lalu adalah pengutaraan isi hatinya secara spontan tanpa berpikir dengan benar apa memang ia sungguh – sungguh ingin Chanyeol menikahinya, atau hanya karena buaian manis yang pria itu katakan hingga membuat hatinya mencari jalan yang paling mudah untuk menolak perjodohan yang sudah diputuskan oleh pihak keluarganya dengan meminta Chnayeol menikahinya. Saat ini.

Tak ada yang salah bukan? Baekhyun tidak mencintai pria itu—hah bahkan kata mencintai tidak tepat menggambarkan semuanya.

Baekhyun bahkan tidak tahu siapa pria yang dijodohkan dengannya. Ia hanya ingat betul bahwa mendiang papanya mengatakan bahwa pria ini adalah anak dari sahabat dekatnya sesama pengusaha, tapi ia tidak ingin menggunakkan kekayaan keluarganya agar terlihat sukses, hingga pada akhirnya ia memutuskan untuk bersekolah di salah satu kampus ternama di Kota Inggris. Meskipun sebelum menghembuskan nafas terakhir mendiang papanya meninggalkan surat wasiat mengenai perjodohan itu yang Baekhyun yakini surat itu adalah mengenai perjodohannya, tapi pada kenyataannya hingga sampai saat ini surat itu masih tersimpan rapi pada lemari penyimpanan abu kedua orang tua—ia enggan untuk membaca isi surat itu.

Akan aku baca ketika usiaku tepat umur 30 tahun.—Itu yang selalu Baekhyun katakan.

Dan kini.. dihadapannya ada seorang pria yang ternyata mencintai dirinya sama seperti ia mencintai pria itu, mengatakan akan sebuah perjuangan untuk bisa memiliki dirinya dengan sepenuhnya. Kata apalagi yang tepat Baekhyun katakan bila bukan permintaan agar Chanyeol menikahi dirinya.

Hatinya berdetak tak teratur memandangi wajah Chanyeol berada diatas wajahnya dengan jarak cukup dekat, deru nafas lembut yang pria itu lakukan bahkan terdengar dengan jelas—sangat jelas. Chanyeol masih berada diatas badannya dengan kedua tangan bertumpu pada ranjang tepat disebelah kedua bahunya dan mereka sama – sama tengah bertelanjang badan.

Pikirannya Baekhyun masih menimang jawaban apa yang akan Chanyeol katakan padanya, apakah pria ini akan menolak? Atau mungkin akan menikahi dan membawa dirinya pergi jauh dari siapa pun agar tidak bisa ditemukan oleh siapapun? Mungkin saja.

"Kau mau menikah denganku?" Chanyeol pada akhirnya bersuara. "Kau benar- benar ingin aku menikahimu?"

Baekhyun mengangguk. "Kau mencintaiku 'kan? Aku mencintaimu dan kau pun demikian—

"Kau dijodohkan." Chanyeol menjawab dan apa yang ia katakan itu membuat raut wajah wanita dibawahnya itu mendelik kesal dan bahkan mendorong badannya.

"PARK CHANYEOL—Kau menyebalkan!" Baekhyun berusaha mendorong badan Chanyeol dan memukul dada dan lengan pria itu yang bahkan sama sekali tidak membuat Chanyeol meringis sakit atau terdorong kearah lain. "Tidak usah tertawa!" ocehannya penuh kekesalan terdengar lagi dari mulut Baekhyun, yang mana malah semakin membuat Chanyeol tertawa dan kini menciumi setiap bagian kulit halus Baekhyun.

"YAAKK—Aaaahh Chanyeol." Suara kesal namun diakhiri dengan desahan Baekhyun loloskan dari mulutnya sedangkan dalam hatinya mengumpati apa yang Chanyeol lakukan saat ini dengan begitu kurang ajarnya menjilat, menggigit, menciumi bagian lehernya dan membuat pikiran ikut melayang jauh melupakan setiap kalimat panjang yang ingin ia lontarkan.

Semakin Baekhyun melengkungkan badannya sebagai balasan atas kenikmatan yang Chanyeol lakukan pada setiap bagian tubuhnya, Chanyeol semakin terus mencium setiap bagian tubuhnya gerakkan yang bermula hanya untuk bagian atas tubuhnya kini semakin turun dan ia tahu kemana arah bibir dan lidah Chanyeol akan berakhir.

"Tubuhmu milikku Baekhyun." Chanyeol berucap ketika gerakkan bibir dan lidahnya berhenti tepat dihadapan bagian intim Baekhyun.

Baekhyun menganggukkan kepala dan membalasnya dengan erangan dalam karena ia merasakan panas dengan sentuhan tangan Chanyeol disana dan juga deru nafas milik pria itu yang menyentuhnya sebelum Chanyeol dengan kurang ajarnya menjilati dan bermain dengan lihainya dibawah sana.

DANGEROUS ROMANCE - END (CETAK)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang