02

10.7K 618 14
                                        


"Apa rencanamu setelah ini?"

"Hum?" Chanyeol mendongak kearah wajah Baekhyun yang berada diatasnya. Jujur Chanyeol tidak bisa menemukan jawaban untuk pertanyaan itu karena ia masih menikmati pemandangan cantik yang terlihat dari wajah Baekhyun, rambutnya yang berwarna golden brown telihat berterbangan terbawa angin, senyumnya selalu terlihat saat beberapa mahasiswa berlalu lalang menyapa atau bahkan melihat kearahnya. Bahkan hanya dengan make up minimalis yang selalu ia kenakan, bagi Chanyeol ia tetap cantik.

Mungkin Chanyeol bisa saja menjawab bahwa ia akan menikah atau melakukan liburan panjang bersama kekasihnya setelah acara kelulusan mereka.

Tapi kenyataannya Chanyeol tidak memiliki kekasih.

Park Chanyeol, 25 tahun. Mendapatkan gelar sebagai lulusan terbaik yang berasal dari Korea dan memiliki predikat sebagai playboy kelas atas yang sudah tidur dengan banyak wanita di lingkuangan kamusnya hingga tak terhingga.

Tidak pernah memiliki hubungan khusus dengan wanita manapun karena ia lebih sibuk bermain dengan mereka diatas ranjang.

Hanya memiliki satu teman wanita sejak usianya 15 tahun, dan wanita itu adalah Byun Baekhyun.

Pertemuan pertamanya saat itu adalah sebuah ketidaksengajaan dan bisa dibilang mungkin memang Tuhan yang menakdirkan mereka untuk bertemu.

Saat itu adalah memasuki hari pertama semester awal di sekolah menengah dan Baekhyun adalah murid pindahan dari China. Seandainya saat itu Chanyeol tidak mengalamai perkelahian bersama Kim Jongin, mungkin ia tidak akan mengenal Baekhyun hingga saat ini.

Ya, Chanyeol yang baru saja dipanggil ke ruangan kepala sekolah harus menuruti perintah dari kepala sekolahnya untuk mengantarkan murid baru itu ke ruangan kelasnya. Dan lagi-lagi sebuah kebetulan, Baekhyun akan masuk di kelas yang sama dengannya. Awal mulanya Chanyeol hanya mengantarkan dan memberi tahukan kepada guru kelasnya ada anak baru yang dia antarkan, dan setelah perkenalan dan tradisi perkenalan satu per satu nama anak-anak murid di kelas itu ada hal yang mengejutkan lainnya yang terjadi pada Chanyeol. Byun Baekhyun, anak baru itu memilih unuk duduk bersamanya.

"Aku merasa nyaman denganmu saat berkenalan di ruang kepala sekolah. Biasanya feelingku ini tidak pernah salah, jadi boleh aku duduk denganmu?"

Kalimat itu selalu Chanyeol ingat, dan tidak akan pernah dilupakan.

"Aku sudah mengenal mereka semua, tapi entah kenapa hanya kau yang bisa membuatku nyaman di kelas ini."

Kalimat lain yang tidak pernah Chanyeol lupakan.

Ya, iya sangat bersyukur saat itu tidak menolak ajakkan Baekhyun untuk duduk bersama karena setelah kejadian itu Chanyeol merasa bahwa ia telah menemukan belahan jiwanya.

Tidak hanya hal itu saja, banyak kejadian lain yang seakan-akan memang ditakdirkan bagi Chnayeol dan Baekhyun untuk bersama. Pertama, rumah mereka berada berdekatan dan itu tentu saja menguntungkan mereka untuk saling mengenal. Bahkan Keluarga Byun dan Park seakan-akan menjadi dua keluarga yang sangat bersahabat baik entah sejak kapan. Kedua, Chanyeol dan Baekhyun selalu berada dalam satu kelas hingga mereka lulus, bahkan mereka tidak terpisahkan hingga ujian tes masuk perguruan tinggi. Meskipun mereka mendaftar di universitas yangberbeda, takdir tetap menginginkan mereka untuk bersama hingga suatu hari mereka mendapatkan surat penerimaan dari Universitas Standford yang memberikan beasiswa penuh kepada keduanya untuk bersekolah disana.

Aneh bukan?

Dan semenjak itulah keduanya semakin tidak terpisahkan.

Bahkan saat musibah menimpa Baekhyun dimana kedua orangtuanya harus mengalami kecelakaan dan merenggut nyawa keduanya. Chanyeol dan keluarganya semakin berada disampingnya melindunginya dan bahkan merawatnya, Keluarga dari pihak ayah Baekhyun pun tidak bisa berkata apapun lagi selain ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk keluarga Park karena mau menjaga Baekhyun hingga hari kelulusan mereka.

DANGEROUS ROMANCE - END (CETAK)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang