17

8.7K 397 2
                                        

"Kita akan kemana..? Baekhyun bertanya. Suaranya terdengar sangat pelan ketika mereka baru saja masuk kedalam lift. Chanyeol masih bersamanya, pria itu juga yang menggesekkan kunci kamar pada lift tersebut sehingga alat indicator didalam sana menyebutkan nomor kamar dan juga lantai yang mereka tuju.

Baekhyun seketika menahan malu dan juga sedikit gugup mengingat ciuman yang mereka lakukan sebelumnya bisa dikatakan cukup panas dan saat ini mereka didalam lift, berdua. Chanyeol berada dihadapannya membelakangi pintu lift, matanya masih menatap Baekhyun dengan begitu dalam hingga wanita itu menunduk karena tidak tahan untuk tersenyum malu.

"Jangan memandangi aku terus." Baekhyun berucap lagi, masih sama dengan nada sebelumnya pelan dan lembut.

Sedangkan Chanyeol tidak memberikan jawaban, langkahnya semakin mendekat mengikis jarak yang tercipta dengan Baekhyun hingga kini hanya berjarak dengan tangan Baekhyun yang menahan dada bidangnya.

"Tidak disini." Baekhyun masih menunduk.

"Aku belum melakukan apapun."

"Belum, tapi kau akan melakukannya." Baekhyun menjawab lagi.

"Kau tidak tahu aku akan melakukan apa." Chanyeol membalas dengan seringai nakalnya, Baekhyun memandanginya dengan sedikit kesal tapi pada akhirnya dia tersenyum dan memukul pelan dada Chanyeol.

"Kau memang mesum."

"Kau juga." Chanyeol membalas langsung. Tangannya mengangkat dagu Baekhyun hingga semakin dekat dengan wajahnya, Chanyeol mensyukuri bahwa Baekhyun kini mengenakkan high heels yang cukup tinggi hingga perbedaan tinggi mereka tidaklah terlalu jauh dan ia bisa lebih mudah mencium bibir wanita itu tanpa harus menunduk.

Mereka berdua larut kembali dalam ciuman memabukkan yang didominasi oleh Chanyeol—seperti biasanya. Baekhyun yang sebelumnya menolak, kini mengalungkan tangannya pada leher Chanyeol dan juga menariknya untuk semakin melekat pada tubuhnya. Tidak peduli akan kamera cctv yang tengah merekam apa yang mereka lakukan saat ini, ataupun saat pintu lift terbuka dan beberapa orang disana melihat secara langsung bagaimana Chanyeol yang memunggungi mereka menutupi wajah Baekhyun tapi jelas mereka bisa menebak apa yang dilakukan dibalik sana, terdengar suara lenguhan dan cipakkan bibir yang saling beradu serta remasan tangan Baekhyun yang meremas dan membelai rambut Chanyeol, belum lagi salah satu kaki wanita itu kini diangkat oleh Chanyeol dan melingkar pada pinggangnya.

Chapter 17

"Ngghh...ummphhtt.. jangan sobek gaunnya." Baekhyun melepaskan ciuman bibirnya, menahan tangan Chanyeol yang jelas akan mengoyak dress yang ia gunakkan seperti sebelum – sebelumnya.

"Aku bisa membelikanmu gaun yang lainnya." Chanyeol kembali menciumi leher dan menghisap bagian dada Baekhyun yang tengah mencondong kedepan.

"Kau bisa membelinya—ahh.. tapi aku butuh gaun ini untuk menemanimu.. nnggg—Chanyeol—srak!" Chanyeol tetap menyobek bagian depan gaun itu dan beralih melumat bibir Baekhyun dengan begitu kasarnya. Tangannya mengangkat badan mungil wanita itu pada gendongannya dan Baekhyun dengan cepat melingkarkan kakinya pada pinggang Chanyeol sementara mereka masih sibuk memagut dan melumat bibir satu sama lain, langkah kaki Chanyeol bergerak menuju ruangan tidur dalam kamar hotel yang sudah ia pesan.

Chanyeol membaringkan Baekhyun pada ranjang, bibirnya masih menciumi setiap bagian leher hingga dada dan juga perut ramping milik Baekhyun sedangkan tangannya menyingkap sisa bagian gaun yang Baekhyun kenakan dimana sudah ia sobek secara paksa. Baekhyun meremas rambut Chanyeol dengan cukup kencang ketika mulut dan lidah pria itu dengan begitu kurang ajarnya bermain menggoda dengan bagian intimnya dibawah sana, meskipun ia sudah merasakan berkali – kali bagaimana caranya Chanyeol membuatnya mendesah nikmat dan bercinta dengan dirinya tapi Baekhyun masih tetap merasakan sengatan penuh gairah setiap Chanyeol memulainya lagi.

DANGEROUS ROMANCE - END (CETAK)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang