Cinta halal

16.9K 716 17
                                        


Cinta itu hidup berdua bukan mendua. Cinta itu hidup utuh, bukan selingkuh. Cinta itu hidup berbagi, bukan menyakiti.

Naira sayyidina.

***

ALLAHU AKBAR ALLAHU AKBAR

Suara azan berkumandang dari masjid dekat apartemennya, segera ia bergegas untuk pergi ke masjid untuk menunaikan sholat subuh berjamaah sebelum berangkat dia membangun kan istri tercinta nya.

"Sayang,bangun gih udah subuh nih"panggil rasyid dengan nada lembutnya

"Iyaa mas,ini Naira mau bangun kok"jawab Naira dan dia masih lanjut tidur lagi

"Sayang,kalo kamu gak bangun aku cium nih"goda Rasyid

"Iyah mas, aku bangun sekarang"dan Naira langsung bangun karna takut dapet senjata dari Rasyid

Naira pun bangun dari tidurnya dan langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan sekalian berwudhu setelah selesai Naira segera keluar kamar mandi dan dia langsung mengantarkan suaminya ke depan pintu.

"Sayang,mas berangkat dulu yaa"pamit Rasyid

"Iyah mas,hati hati di jalan ya"

Jawab naira

"Iyaa,assalamualaikum istriku"

"Waalaikumsalam suamiku"

CUP

Rasyid langsung lari untuk ke mesjid dari pada nanti naira sadar karna abis di cium nya bisa bisa dia kena cubitan dari Naira, Naira yang langsung tersadar langsung memegang bibir nya yang tadi di cium Rasyid

"Awas ya mas liat aja nanti kamu pulang dari masjid bakal dapet hukuman dari aku"dendam Naira

Setelah menutup pintu apatemen Naira segera ke kamar mandi lagi untuk berwudhu kembali setelah itu dia langsung melaksanakan sholat subuh setelah selesai Naira langsung pergi ke dapur untuk memasak sarapan dan pas masakannya telah selesai rasyid pun pulang dari masjid dan langsung pergi ke meja makan untuk sarapan

"Nai,nanti kamu ada jadwal oprasi gak" tanya rasyid di sela sela sarapan

"Nggak mas,emang ada apa"

Tanya Naira lagi

"Nanti kita makan siang bareng yuk,tapi jangan di kantin rumah sakit kita makan di restoran deket rumah sakit aja"

"Iyah mas,nanti kalo mas udah selesai mas langsung chat Naira aja nanti Naira langsung ke ruangannya mas Rasyid"

"Gak usah,nanti aku yang jemput kamu"Kata rasyid dan cuman dapat jawaban ohria aja dari Naira

Setelah selesai sarapan mereka pun langsung siap siap untuk pergi ke rumah sakit,didalam perjalanan mereka hanya lirik lirikan saja tanpa ada pembicaraan dan hanya ada suara radio yang tadi di setel oleh Rasyid, setelah sampai di rumah sakit mereka turun dan masuk ke dalam rumah sakit sambil bergandengan banyak mata yang melihat pasangan ini dari pasien para dokter dan suster sampai melingo kalau melihat pasangan ini.

"Woi Naira rasyid"panggil Aida dan Fauzan berbarengan

"Kenapa?"tanya rasyid

"Weh udah lagi lah pegangan tangan itu banyak para jomblo loh di sini itu"jawab Fauzan

"Makanya cepetan nikah biar gak jomblo" kata Rasyid

"Gw belum siap syid"jawab fauzan lagi

"Jadi jangan salahin gw sama bini gw kalo kami pegangan tangan maupun melakukan hal yg romantis di sini" sela rasyid sambil ketawa

"Udahlah,ayo da kita pergi gak bakal selesai kalo debat sama pengantin baru" kesal Fauzan dan langsung mengajak Aida untuk pergi dari pasangan tersebut

"Mas,Naira masuk dulu ya"pamit Naira

"Iyaa,nanti mas jemput ya"balas Rasyid dan langsung pergi ke ruangannya

***

Jam menunjukkan jam satu siang Rasyid yang sedang memakai sepatu langsung lari ke dalam ruangan Naira sesampainya Rasyid di ruangan Naira Rasyid melongo melihat Naira yang sedang tertidur pulas di sofa yang ada di ruangan Naira, Rasyid merasa kasian pada istrinya itu dalam profesinya sebagai dokter sekaligus istri

Terkadang Rasyid sudah menolak untuk keperluannya di urus oleh Naira tetapi Naira selalu bilang "ini sudah tugas Naira sebagai seorang istri mas"

"Sayang,makan dulu gih"ucap rasyid secara pelan pelan untuk membangunkan istrinya

"Eh,mas rasyid kapan kesininya?"tanya naira

"Udah dari tadi,yaudah yuk kita makan siang abis itu kita pulang"ajak rasyid dan langsung di angguki oleh Naira

Setelah acara makan siang selesai kedua insan ini pulang ke apartemen sebelum pulang ke apartement rasyid mengajak naira untuk bersilahturahmi ke rumah umi dan abi setelah mereka sampai di rumah umi dan abi ternyata keadaan rumah yang pernah ia tempati sangat ramai sepertinya sepupu atupun ponakan rasyid sedang ngumpul di rumah ini.

"Assalamualaikum"salam rasyid dan Naira

"Waalaikumsalam"jawab semua orang yang ada di ruangan ini

Tiba tiba ada seorang anak kecil yang berlari ke arah rasyid, rasyid pun tersenyum dan langsung menggendong anak kecil tersebut

"Duh cocok banget ya"ucap citra tantenya Rasyid

"Kapan nih punya baby"tanya nurul sepupu rasyid

"Insyaallah malem ini "jawab rasyid dan sambil melirik ke arah Naira, Naira yang mendengar ucapan itu langung tertunduk malu gara gara jawaban suaminya itu kepada tante dan sepupunya

"Om tapan aka unya dedek bayu dayi om"tanya anak kecil tersebut yah dia arka ponakannya rasyid

"Insyaallah sebentar lagi arka punya adek dari om"jawab rasyid

"Yey....ahilnya aka unya dedek bayu"seru arka

"Om tuyunin aka,aka mau di endong ama ante aira"minta arka dan langsung rasyid menurunkan dan arka langsung melentangkan tangannya kepada Naira,naira pun langsung menggendongnya

"Ante kok ante wangi cih,gak ayak om asyid bau ucuk"tanya arka dan langsung mendapatkan gelak tawa dari ornah orang yang mendengarnya

"Masa sih tante wangi,om rasyid juga wangi kok sayang"jawab naira dan sambil mencium pipi arka

"Gak ante,ante wangi anget om asyid bau arah"balas arka dan langsung membuar Rasyid memanyunkan bibirnya

"Raka mau ikut tante gak ke kamarnya on rasyid"tanya naira pada arka dan langsung dapat anggukan dari arka

"Yah orang mau romantisan di kamar malah terganggu deh oleh arka"keluh rasyid dan mendapatkan gelak tawa oleh semua orang

"Lo cemburu? Malu tuh sama umur dan status"ledek aldo pada Rasyid dan langsung dapat lemparan bantal oleh rasyid

❤️❤️❤️

See you next time😘

Maafin aku ya karna terlalu lama update nya

DOKTER HALALTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang