Ini chapter persiapan sebelom pergi ke luar negri. Yang mau skip silahkan, yang mau baca silahkan
Rencananya sih besok pagi Swaggerz ke penthouse, ternyata malem-malem mereka udah nongkron depan pintu nunggu di bukain tuan rumah.
"Noona."
"E-eh?" kata Yoora kaget ngeliat mereka yang tiba-tiba dateng.
"Annyeonghaseyo." sapa mereka sambil nunduk, Yoora membalas dan mempersilahkan mereka masuk.
"Kalian tidur di kamar yang kemaren kalian pake aja, udah aku rapihin tadi."
"Eoh? Makasih noona."
Terus mereka pergi kekamar masing-masing.
Yoora yang lagi sibuk di dapur kaget ngeliat Jae dateng tiba-tiba.
"Sini aku bantu."
Mereka masak sambil ngobrol-ngobrol dikit. Setelah selesai makan malam, yang lain balik ke kamar masing-masing, sedangkan Yoora dan Jaehyun masih duduk di meja makan.
"Gimana sama Chaeyeon? Masih?" tanya Yoora.
"Ah aku capek sama dia."
"Kenapaa? Yang aku liat Chaeyeon baik kok." kata Yoora.
"Dia itu posesif banget."
"Posesif gimana? Emang kamu ketemu atau main sama cewek?"
"Awalnya dia gak ngizinin aku ikut kalian ke luar negri dengan alasan takut kepincut cewek lain."
Yoora bingung jawab apa, dia kalo jadi Chaeyeon juga gak bakal ngizinin pacarnya ke luar negri, apalagi yang bentukannya kayak Jae.
"Terus gimana? Kok ini bisa?" tanya Yoora.
"Iya, aku bujuk terus aku baik-baikin, tapi dia tetep gak ngasih aku izin yaudah aku diemin. Aku kan juga butuh refreshing."
"Sebenernya Chaeyeon juga gak sepenuhnya salah sih, aku jadi dia juga bakal aku larang. Tapi kan orang punya alesan sendiri, dia gak mau kehilangan kamu."
"Kehilangan aku?"
"Iya, mungkin bagi Chaeyeon dapetin kamu tuh gak gampang saingannya ribuan di luar sana, belom lagi usaha nya yang sembunyi-sembunyi biar gak ketahuan media, jadi ya harus di jaga baik-baik."
"Tapi kan gak se-posesif itu juga. Itu kan sama aja kayak dia gak percaya sama aku. Terus dia bikin seakan-akan aku itu cowok yang gampang kecantol cewe sana sini." kata Jaehyun.
Lah malah jadi curhat.
"Cara orang mempertahankan pasangan kan beda-beda, dia caranya salah karena terlalu mengekang kamu. Dia cuma gak mau kehilangan kamu mengingat perjuang yang setengah mati. Kamu juga harus bersyukur udah di perjuangkan mati-matian sama dia dulu. Nanti di obrolin lagi sama Chaeyeon ya?" kata Yoora.
"Iya nanti aku bicarain sama dia gimana, taoi setelah aku liburan." kata Jaehyun.
"Itu sih terserah kamu."
Jaehyun sering curhat-curhat manjah sama Yoora, bahkan sampe minta pertimbangan Yoora apa dia harus nerimah Chaeyeon apa ngga.
Tiba-tiba Mark gabung.
"Lagi curhat apa nih?" tanya Mark antusias.
"Biasa, si Chaey." kata Jae.
"Oh iya, aku mau cerita sama Noona. Udah hyung sana masuk kamar." usir Mark, si Jae nurut aja lagi disuruh pergi.
"Mau cerita apa?" tanya Yoora.
"Tentang hati." kata Mark mukanya sok melas sambil megang dada.
"Hati kamu kenapa Mark?" tanya Yoora.
"Aku tuh bingung banget, Yeri tuh sebenernya serius gak sih sama aku." kata Mark.
Yoora menggendikan bahunya, tanda tidak tahu.
"Emang Yeri kenapa?" tanya Yoora.
"Dia tuh ke semua cowok deket, tapi dia bilang nya cuma aku."
"Yaelah Mark, Yeri mah emang orangnya supel+ceria jadi temennya dimana-mana."
"Ihhh noona mah bukannya ngebela aku." rengek Mark.
"Ohh kamu mau cari pembelaan?"
"Bukan." jawab Mark.
"Maksud aku, dia itu emang orangnya easy going, ke Sehun aja deket."
"Tapi dia tuh bilangnya cuma aku di hati dia."
"Emang cuma kamu."
"sotoy" kata Mark malas.
"Berarti kamu gak percaya sama Yeri?" tanya Yoora.
Mark diem aja gak bisa jawab, skak mat.
Setelah sesi curhat selesai, Yoora tidur, di kamar.
Esok nya ia bangun seperti biasa dan membuat sarapan untuk yang lainnya.
"Pagi" kata Ten.
"Darimana?" tanya Yoora. Ten cuma nunjuk kolam renang yang ada di balkon penthouse milik Yoora.
"Habis berenang?"
Ten menggeleng.
"Habis Yoga." jawab Ten.
Ten dan Yoora sarapan berdua di meja makan, yang lain masih di kamar gak tau ngapain.
"Pagii" sapa Johnny semangat dan gabung sama Ten dan Yoora yang kagi sarapan. Gak lama kemudai mereka semua udh gabung di meja makan.
"Hari ini mau kemana?" tanya Chanyeol.
"Aku mau belanja." kata Yoora.
"Ikuttttt..." kata Suho.
"Ikut juga noona." kata Jae.
"Ikut gak Chan?" tanya Suho.
"Gak deh, mau irit tenaga." jawab Chanyeol.
Setelah selesai sarapan dan mencuci piring, mereka balik lagi ke kamar masing-masing.
Yoora sibuk matiin sumber listrik dari ruangan yang gak kepake, kayak gym room, dance practice room dll. Soalnya bakal ditinggal lama banget.
Dia juga ngamanin 6 kunci mobil, emas, perhiasan, dll. di dalam brangkas dan ditaruh di dalam lemari, habis itu lemarinya dikunci dan dibawa kuncinya. Dia simpen 6 soalnya yang 2 kan nanti mau dipake pergi. Gak lupa, dia juga ngunci jendela di kamar masing-masing member, mastiin keran air gak ada yang bocor, stopkontak dicabut semua, kolam renang miliknya di tutup, dia juga nyabut game centre dan kunci semua game.
Yoora pergi ke ruang penyimpanan bahan makanan dan ngamanin makanan yang gampang kadaluarsa.
Yoora ngeluarin kopernya dari kamar dan naroh di ruang tengah, soalnya mereka berangkat tengah malem, yang lain juga sama.
Terus dia ngunci walk-in-closet miliknya, karena banyak investasi tas-tas mehong.
Setelah selesai melakukan pengecekan, mereka turun ke basement dan naik mobil Yoora buat belanja, Chanyeol jadi nya ikut, soalnya penthouse udah gak ada apa-apa lagi.
"Yang naik mobil aku siapa?" tanya Yoora.
"Dua-duanya kan mobil kamu Yoora." kata Suho.
"Oh iyaa heheh"
"Jae sama Johnny sama Yoora. Sisanya sama Suho hyung." kata Chanyeol terus mereka naik ke mobil yang sudah ditentukan.
Kali ini mereka jalan-jalan tanpa masker atau apapun yang menutupi.
Soalnya mereka lagi gak di kejar aktivitas apapun, cuma belanja-belanja manjah.
Sesampainya di Mall, semua pasang mata tertuju pada mereka ber-7.
Apalagi ke Yoora.
Orang-orang pasti mikirnya.
"Siapakah wanita beruntung yang jalan sama 6 lelaki tampan tersebut?"
Gak deng. B aja padahal mah.
Mereka gak terlalu di kerubungin. Paling sesekali ada yang nyapa tapi gak histeris, tau diri soalnya lagi di mall.
Mereka gak berpencar, jadi kalo misalkan ada salah satu yang belanja di toko ini sisanya ikut masuk.
Kayak sekarang, Yoora lagi beli bikini buat nanti.
"Yoora, udah belom"tanya Chanyeol sambil pura-pura main ponsel. Yang lain juga main ponsel karena malu, ahahahah.
"Noona, kita mau keluar ya." kata Mark.
"Tunggu bentar ih, aku lagi bayar." kata Yoora. Setelah selesai bayar, para lelaki pun akhirnya bisa bernafas lega setelah keluar dari toko bikini tadi.
"Mau makan siang dimana?" tanya Yoora.
"Terserah kamu deh, aku ngikut."
"Kalian tentuin, aku yang bayar deh kali ini." kata Yoora, imbalan tadi nemenin belanja.
Akhirnya mereka makan di restoran Jepang.
Pas mereka lagi sibuk pesen makanan, Yoora gak sengaja ngeliat perempuan lagi suap-suapan manjah sama laki-laki di kursi yang lumayan jauh dari kursi mereka duduk.
Pemandangan yang biasa aja sebenernya, tapi jadi luar biasa karena perempuan itu adalah
Jung Chaeyeon.
Tbc.
Comment kek, gue sedih bgt dah gak ada yang comment.
Comment apa aja deh terserah, gue kan juga pengen tau dan butuh kritik&saran dari kaliannnn, huhuhuhu:""""(((((((
