Masa - Masa SMP

261 11 5
                                        

Di mulai dari kisah hidupku saat duduk di kelas 1 SMP. SMPN 45 Kota Bandung. Saat Masa Orientasi Sekolah.

"Baiklah adik-adik sekalian, perkenalkan nama kakak, Adit Prasetya. Panggil saja kak Adit. Kakak dari kelas 3-A. Hari ini akan kita akan melaksanakan MOS. Sudah tau kan adik-adik semua? " jelas kak Adit
"Sudah kak... " jawab peserta serentak.
"Baiklah sekarang buatlah kelompok masing-masing. 1 kelompok 3 orang. Mengerti?
"Mengerti kak.. "

Semua sibuk mencari kelompok, sementara aku. Aku hanya anak yang suka menyendiri. Tiba-tiba 2 orang murid mendekati ku.

"Sendirian aja!. Belum buat kelompok. Kenalkan, aku Rafi dan ini Fahmi. Berhubung kami kekurangan orang. Mau nggak gabung sama kita? " ajak Rafi ramah.
"B-boleh. Kenalkan namaku Danial. Senang bertemu kalian. " jawabku seketika tanpa berfikir panjang.
"Gak usah canggung sama kita. Denger-denger kamu murid berprestasi di SD dulu? " kata Fahmi.
"I-iya. Begitulah. " jawabku lagi.
"Kita bisa jadi saingan dong! " sahut Rafi.
Mereka berdua pun tertawa. Betapa bahagianya aku mendapat teman seperti mereka berdua. Tetap saja perasaan canggung masih ada dalam hati. (Awal yang cukup baik..) gumamku.

Aku masih memperhatikan. Tetapi, yang aku perhatikan bukan mereka berdua. Melainkan perempuan di belakang mereka berdua. Hatiku berdegup kencang. Tak bisa berkedip aku memperhatikannya. Rasa deg-degan mulai muncul. Saat aku larut dalam khayalan, tiba-tiba ia berlari mengikuti 2 siswi satu kelompoknya. Masih terbayang wajahnya dalam benakku. Wajah yang indah namun menyejukkan, wajah yang cantik namun terjaga kehormatannya. Dengan hijab yang berwarna putih ia tampak menawan. Ia pun berlalu. 1000 pertanyaan masih berputar di pikiran ku. Tapi pertanyaan yang paling ku tuju adalah, siapa dia?.

"Baiklah semua sudah dapat kelompok? " tanya kak Adit
"Sudah kak!! " jawab seluruh murid serentak.
"Saya minta 1 perwakilan setiap kelompok maju kedepan!" perintah kak Adit
"Dan, kamu maju ya.. Biasakan dirimu. " pinta Rafi pada ku.
"I-ya. " jawabku.

15 orang perwakilan dari setiap kelompok sudah berada di depan seluruh murid dan kak Adit. Kak Adit memberi kertas tugas pada masing-masing perwakilan. Aku melihat kanan - kiri. Memperhatikan sekeliling.
(Dia lagi?) gumamku saat melihat perempuan tadi di sebelah kanan ku. Saat aku sibuk memperhatikan, kak Adit menepuk pundak ku.
"Ini kertas tugasnya" kata kak Adit yg tersenyum kecil saat melihat aku yg sedang memperhatikan perempuan tadi.

"Baiklah, kakak sudah membagikan kertas tugas pada tiap-tiap kelompok. Kerjakan di rumah. Lusa adalah hari pengumpulan nya. Paham? " jelas kak Adit.
"Paham kak..!! " sahut seluruh murid serentak.
Mereka pun berkumpul dengan kelompok masing - masing untuk menentukan jadwal pengerjaan. Kegiatan hari ini pun telah usai.

Asmara dibalik AsramaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang