Part 6

1.8K 168 21
                                        

.
.
.
.

Singto POV

Aku sangat penasaran, siapa yang membuat pesta ini. Seperti yang ku lihat saat di taman, semua makanan terbuat dari daging babi. Tidak mungkinkan kalau orang biasa membuat perjamuan tanpa membuat makanan dari darah babi. Aku yakin sekali bahwa yang membuat pesta ini pasti dari kalangan bangsa vampir. Karena darah babi bagi bangsaku bisa menghentikan insting vampir menghisap darah manusia.

"Tae, bisakah kau tanyakan siapa yang membuat pesta ini" Bisikku pada Tae temanku.

Aku menyuruh Tae untuk bertanya pada teman yang membuat pesta ini.

Tae mengangguk.

"Siapa yang mengadakan pesta mewah ini??" Tanya Tae pada teman-teman Krist.

Aku sangat penasaran sekali, tidak seperti biasanya orang dari kalangan vampir menggunakan daging babi sebagai makanan.

"Namanya..." Ucap Off

"KRIST PERAWAT SANGPOTIRAT" Seru teman-teman Krist setengah berteriak.

Aku terkejut mendengar nama yang menghilang tiba-tiba dari hidupku dan muncul begitu saja.Setelah 9 tahun tidak bertemu dengannya dan dia menyamar sebagai manusia remaja.

Ceklek...

Pintu terbuka dan memperlihatkan sesosok pemuda yang pernah ikut dalam perjanjian darah denganku.

"Nah, yang paling imut namanya Bass Suradet dan yang paling cantik namanya Krist Perawat Sangpotirat" Ujar Alice yang mengenalkan Krist dan Bass.

Ku akui Krist memang terlihat cantik untuk ukuran seorang pria.

"Hei aku ini tampan bukan cantik" Krist kesal kepada Alice yang mengatainya cantik. Aku hanya tersenyum melihat mimik wajahnya yang menggemaskan.

"Tapi benarkan Tee, Bass, Gun dan Kau itu cantik" jawab Fluke.

"Lihatlah dirimu, kulitmu putih dan mulus tanpa cela, hidung mancung, muka yang menampilkan sedikit sisi feminim, bibir merah muda dan seksi meskipun tipis serta..." Off tidak melanjutkan.

"Serta apa hah??" Ucap Krist dengan nada kesal.

"Nipplemu merah muda dan Kau menyukai pink milk" Ujar Off.

Mukanya memerah sungguh sangat imut sekali.

Krist menendang pantat Off dengan kakinya.

"Sialan kau Off" Maki Krist. Mereka yang melihat Off kesakitan tertawa. Krist keluar dari ruangan tersebut.

Ku pikir aku akan mengikutinya. Aku rindu sekali pada Krist.

"Err... Aku ingin ke kamar kecil dulu" Izinku pada teman-teman.

Normal POV

Singto mengikuti Krist dan sampai di depan sebuah kamar yang sangat besar.
Singto menjentikkan jarinya dan tubuhnya menjadi tembus pandang. Krist merasa ada yang mengikutinya, tapi dia membuang pikiran itu jauh jauh.

Krist POV

Aku sangat ketakutan dan menoleh ke belakang, namun tidak ada siapa-siapa di sekitarku. Jadi aku langsung masuk ke kamarku lalu membaringkan tubuhku dan membuka jas warna hitam. Tanpa kemeja atau dalaman apapun, tubuhku yang setengah telanjang terekspos dengan jelas, memperlihatkan dada putihku dan celana panjang hitam yang melekat pada kaki jenjangku.

Brug..

Aku kaget saat melihat pemuda tampan dengan kulit light tan nya berada di atasku dan menindihku.

Love Stepbrother [Complete]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang