"Ahh makasih banyak kaliann bertiga! Gue nggak tau mau bilang apa lagi sama.." Ketiga sahabat Ali langsung memeluk Prilly erat.
Digo mengelus elus rambut Prilly.
Dava menghapus air mata Prilly.
Satya mengelus elus punggung Prilly.
Prilly memeluk ketiganya erat. Dan menangis di dada Satya yang berada ditengah. Prilly tak menyangka mereka bertiga menuruti semua kemauannya.
Membawanya bermain, membawakan boneka spongebob dan doraemon yang jumlahnya sekarang 20 lebih bahkan membiarkan dirinya kesana kemari.
"Udah Pril, apa sih yang nggak buat lo!" Digo mencubit gemas pipi Prilly.
"Iya Pril, kita akan ngelakuin apapun asalkan lo bisa tersenyum dan tertawa kembali!" Satya menepuk punggung Prilly pelan lalu memeluk sesaat.
"Sekarang, lo mau kemana lagi Pril?" Toel Dava.
Prilly berfikir sejenak. Prilly sudah merencakan ini sebelum berangkat tadi. Ohh iya! Mencetak foto.
"Nyetak foto? Boleh?"
"Boleh dong, apasih yang enggak boleh Prill!"
"Yaudah, Prilly sama Dava Digo ke mobil aja duluan, biar gue yang nyetak fotonya"
"SERIUS?!"
"Iya Pril, mana fotonya?"
"Ini"
"Mau ukuran berapa?"
"Paling besar aja"
"Buat apa Pril?" Tanya Digo.
"Buat dipajang di dinding kamar"
Satya tersenyum melihat foto yang ingin Prilly cetak, ternyata foto Prilly dengan Ali.
"Yaudah, nih Pril bonekanya"
"Eh iya, maaf ya ngerepotin, bonekanya kebanyakan ya?"
"Haha, selow aja"
Satya mulai mencari toko cetak foto terdekat. Sedangkan Prilly, Dava dan Digo menuju tempat parkir.
***
"Alii! Kamu ngumpet dimana sih!"
"Alii! Keluar nggak! Aku nangis nih!"
"Alii ih udah mendung, nanti kita bisa sakit kalau kehujanan!"
"Ali, mama udah manggil!"
"Alii ih mama nyuruh kita makan!"
"Alii! Fix ya aku ngambek sama kamuuu!"
"Aliii ih keluarlahhhh!!"
"Aku ngadu nih sama mama!"
"Aliii ihhhh!"
"ALI! MARAH BENERAN NIH!"
"ALI AHHHH"
"Dilembutin salah, dikasarin salah! Maunya apaa Lii!!!!!!"
"Ali ihh keluar!"
"Ali! Aku sayang sama kamuuu"
"ALIII!"
"Aliii, aku kangennn"
Ali tertawa, haha! Tapi Ali juga tak tega melihat Prilly berteriak memanggil dirinya yang tak kunjung memunculkan batang hidungnya.
"Ali, please keluar"
"Aku sendirian,"
"Hiks hiks,"

KAMU SEDANG MEMBACA
Inginku Memilikimu
RomanceWalaupun aku tahu, aku sudah berkali-kali membuat kesal bahkan marah. Dan saat kamu kecewa denganku, aku datang dengan wajah tidak berdosa. Disaat aku sedih, kamu yang ada disampingku. Saat aku bahagia pun, kamu merasa bahagia walau aku tahu, tersir...