Walaupun aku tahu, aku sudah berkali-kali membuat kesal bahkan marah. Dan saat kamu kecewa denganku, aku datang dengan wajah tidak berdosa. Disaat aku sedih, kamu yang ada disampingku. Saat aku bahagia pun, kamu merasa bahagia walau aku tahu, tersir...
Tepat hari ini, Prilly menghadiri acara ulang tahun sahabat masa kecilnya. Dimana dia selalu menemani Prilly semasa SD. Saat dirinya menangis, dia selalu siap menghapusnya. Dan kenapa dia yang menjaga Prilly? Kenapa bukan Ali? Kan Ali sahabat Ali dari bayi?
Karena pas SD, Ali dan Prilly terpaksa beda sekolah. Gara-gara urusan yang tidak pernah Ali maupun Prilly ketahui. Dulu, Prilly sempat menolak mentah-mentah karena dirinya tidak satu sekolah saat itu. Nanti, dirinya bisa diganggu sama teman-temannya, lalu dirinya menangis? Siapa yang menenangkan? Teman satu-satunya Prilly saat itu hanya ALI.
Bahkan, PAUD dan TK Ali Prilly tidak boleh beda kelas. Mereka harus sekelas, harus duduk berdua. Bunda Ully dan Papa Rizal hanya geleng-geleng kepala melihat anak perempuannya yang begitu tidak ingin jauh dari Ali. Bukannya memperhatikan guru yang sedang mengajar, malah asik sendiri. Salah satu tingkah menggemaskan Ali Prilly kecil adalah Ali Prilly duduk paling pojok, Ali mengelus-elus kepala Prilly sedangkan Prilly menyender di dada Ali.
Sejak kemarin, Prilly sibuk menyiapkan kado apa untuk sahabat nya ini. Dia kan orangnya cuek dan selalu menolak hadiah. Apakah kali ini dia akan menolak hadiah dari dirinya juga? Semoga tidak, "Semoga kamu suka Max,"
Ya! Nama sahabat SD Prilly ini adalah Maxime atau sering disapa Max. Maxime Tili Bouttier. Nama yang unik bagi Prilly, haha! Orangnya tinggi, putih dan ganteng, menurut Prilly. Dan sweet.
HP Prilly berdering, dan terlihat ada pesan masuk didalamnya. Ternyata, dari Satya. Prilly hanya tersenyum jail melihat kerinduan Satya dan kedua sahabatnya.
Pril, hari ini lo yakin nggak bisa main sama kita? Udah 2 minggu nih kita nggak bareng-bareng. Lo sibuk?
8 menit kemudian, masuk lagi pesan panjang yang tak jelas arahnya kemana. Siapa lagi kalau bukan si bawel Digo. Prilly menggeleng-geleng kepala, entah kenapa yang satu ini kadang-kadang ngeselin lalu sweet. Baru semalam dirinya ditelpon dan diomelin nggak jelas sama Digo. Dan Subuh tadi, Digo mengirim bunga putih dan cokelat sebagai tanda maaf katanya. Dan tertulis, 'Maaf Pril, gue salah orang. Nama kontak yang harusnya gue omelin itu harusnya Prilla. Dan pas banget, nama kontak lu sama dia atas bawah. Sorry ya, gue bego ya:), i'm sorry Prill. Nih ada bunga sama cokelat. Terima ya'
PRIL! KENAPA HARI INI NGGAK BISA MAIN! GUE KANGEN TAU NGGAK SIH SAMA LO! LO SIBUK NGAPAIN SIH? KAYA ARTIS AJA LO, HAHA! YAUDAH DEH, BESOK AJA YA, GUE TUNGGU. BIASA DIRUMAH GUE, OKE?!
Prilly tinggal menunggu pesan dari satu orang lagi. Apakah dia akan menyusul kedua sahabat gilanya ini, haha. Sambil menunggu, Prilly membuka instagram, sudah lama dirinya tidak membukanya. Hampir 2 tahun lamanya. Sejak kepergiannya, Prilly enggan untuk membuka sosial media. Mungkin hanya mengecek tanpa meninggalkan jejak.
Post pertama yang Prilly lihat adalah postan Maxime. Dirinya sempat terkejut, ternyata Maxime mengepost fotonya dengan dirinya. Malam tadi, Prilly sempat kerumah Maxime, untuk merayakan ulang tahunnya. Dan tak sengaja, Prilly menekan tombol '♡' lalu mengomentari postan tersebut.
bouttier_maxime
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.