"Kim Hyunjin," kudengar suara parau keluar dari mulutnya, mataku membulat.
"Y..ya?"
"Hati-hati di Jalan,"
Malam itu Hwang Hyunjin hanya mengatakan 4 kata kepadaku lalu mundur beberapa langkah, masuk ke dalam perkarangan rumahnya dan menutup pagar.
Meninggalkanku membeku di tempat, speechless.
Iya, hanya itu.
Aku tak tahu apa maksudnya melakukan ini kepadaku. Please, aku berusaha berpikir normal disini tapi perempuan mana yang tak berpikir bahwa ada hal lain yang sebenarnya ingin ia katakan juga dari sekedar bilang hati-hati?
Dan ini salah, bukan begini caranya agar aku bisa tidak suka lagi padanya.
----
"Sumpah aku masih tidak mengerti materi yang kemarin Guru Yoon berikan!" Seru Heejin sesaat setelah ia mendudukkan dirinya di kursi. Aku yang sedang membaca novel mengangkat wajah dan menatapnya heran.
"Lalu? Kenapa panik sekali?"
"Kenapa??" Pekiknya padaku, gadis itu melengos.
"Besok ulangan fisika, kan?" Tanyanya sambil mengerutkan dahi.
Astaga, aku tak ingat dengan hal itu.
Aku menepuk jidat pelan, "Tak ada yang bilang."
"damn, padahal Guru Yoon selalu mengingatkannya tiap datang ke kelas" celetuk Heejin tak percaya sembari membenarkan posisi duduknya.
Aku menggigit bibir, sepertinya fokusku telah hilang jauh beberapa hari ini. Aku tak boleh seperti ini, ada hal yang jauh lebih penting yang harus kupikirkan dibanding Hwang Hyunjin.
"Ayo belajar bersama di perpustakaan sepulang Hakwon" ajakku. Heejin menggeleng cepat.
"Tidak, aku malah akan mengajakmu ngobrol dibanding belajar"
Aku mengangguk-angguk menyetujui penolakan Heejin, sepertinya aku akan pergi ke perpustakaan sendirian malam ini.
Mulai saat ini aku bertekad untuk berhenti peduli pada kekacauan hatiku karena Hyunjin, masa depanku lebih penting dan aku lebih menginginkan Seoul National University daripada seorang Hwang Hyunjin.
Pulang sekolah dan setelah menyelesaikan Hakwon-ku aku pergi ke perpustakaan yang buka 24 jam di sekitar rumah. Aku mencari buku-buku fisika dan mulai mengulang materi-materi yang diberikan Guru Yoon selama beberapa minggu terakhir.
Mataku mulai sakit sebelum aku menyelesaikan latihan dari buku kumpulan soal, namun kupaksakan untuk melanjutkannya di notebook biru-ku, buku catatan tebal berisi segala materi dan soal fisika yang aku kerjakan.
Saat aku membuka halaman baru pada notebook itu aku menemukan secarik post it berukuran sedang dengan tulisan diatasnya, seperti pesan yang ditujukan padaku.
Aku mengambilnya dan mulai membacanya.
untuk Kim Hyunjin, semangat belajar. Kau pasti bisa masuk SNU, sukses selalu.
Aku mengernyit membacanya, namun setelah itu aku menemukan tulisan lagi di belakangnya
sebaiknya kamu fokus dengan pelajaran, saat kelulusan kau akan bahagia.
Aku tersenyum kecil, tak peduli siapa pengirimnya, aku pikir ia telah memberiku semangat untuk kembali fokus dengan pelajaran dan pengejaranku pada SNU. Aku menyimpan kertas itu di dalam tas lalu kembali melanjutkan kegiatan belajar hingga jam di perpustakaan menunjukkan pukul 2 malam.
KAMU SEDANG MEMBACA
Namesake | 2hyunjin
FanfictionTentang kita yang senama. starring: - kim hyunjin (loona) - hwang hyunjin (stray kids) from: April 2018-present disc in bahasa, baku.
