writting

8.2K 580 17
                                        

●|NATA POV's|●

aku sudah selesai mandi,aku memakai kaus ungu dan skinny jeans.aku mengikat rambutku yg sudah dikeringkan.aku pun mengambil gitar,pulpen,dan buku.ya tentu untuk membuat lagu.aku pun keluar rumah,karena cuaca bagus dan cerah,dan sekalian menunggu harry aku akan mulai menulis sedikit lagunya di luar.

aku pun naik ke rumah pohon,karena jika di bawah pohon niall bisa menemukanku.mungkin.aku duduk bersila,sambil mencari nada tepat di gitarku.aku pun mendapat beberapa kata,

'loving him is like driving a new maserati down a dead end street

faster than the wind

passionate as sin,ended so suddenly '

karena memang mencintainya seperti mengenderai maserati,lebih cepat dari pada angin.mencintainya terasa sangat cepat.dan niall tak pernah mengetahuinya.aku pun menulisnya di buku.ugh,baiklah aku kembali mencari nada di gitar,sambil memikirkan kata bagus.gotcha.

'loving him is like trying to change your mind

once you're already flying through the free fall'

mencintainya seperti mencoba mengubah pikiranmu,begitu kau telah jatuh dalam terjun payung.aku pun menulisnya di buku.aku kembali memainkan gitar,otakku berjalan cukup cepat sekarang.

'like the colors in autumn

so bright just before they lose it all'

seperti warna warni pada musim gugur,begitu terang sebelum semuanya hilang.kenangan yg membuat hariku berwarna sebelum cinta itu datang,sebelum semua kenangan yg pernah terjadi padaku dan niall hilang.aku menulisnya lagi di buku.aku memetik gitarku,mencari nada lagi.

'losing him was blue like i'd never known'

kehilangan dia terasa biru yg tak pernah kutahu.aku menulisnya di buku,aku melewatkan 1 baris untuk menulisnya.dan-

"hei,sedang apa?" sontak aku langsung menyembunyikan buku itu dibelakang tubuhku.kau tahu itu siapa?,niall.

"ha?,t-tidak...hanya....ya main gitar," jawabku gelagapan.dia pun duduk di sebelahku,menatapku menyelidik.

"kau yakin?,lalu kenapa kau menyembunyikan buku itu?" tanya niall.

"ha?,i-itu.....ya.....itu...itu bukunya harry.ya harry,dia akan mengambilnya sebentar lagi," kataku bohong.

"oh ya?,memang itu bukunya isi apa?"

"oh......itu.....hm...diarynya," jawabku asal.

"kau membacanya?" aku hanya mengangguk ragu-ragu.

"ha?!,jadi..."

"tak usah di bahas niall," kataku kesal.

"ngomong-ngomong liam,louis,dan zayn orangnya keren ya?" kata niall.

"ya,kau juga kan keren," kataku,diam-diam memainkan gitar mencari nada yg cocok.

"ya,siapa dulu dong yg mengubahku?" kata niall menoleh.

"kalau tak ada kamu mungkin aku ngga bakal kayak gini,dan kalau bukan gara-gara kamu pasti rambutku masih acak-acakan,kamu kan orang yg sering mengomeliku karena rambutku.dan dengan sendirinya aku mulai merapihkan rambutku,dan membentuknya sendiri dari pada mendengarmu mengomeliku," kata niall,terkekeh.aku berhenti main gitar,aku melihat jambulnya,lalu mengacak-acaknya.

"tidak,kau melakukannya karena dulu pasti ingin,TP di depan Demi yakan?"

"ih...iya sih,tapi ngga sepenuhnya kok," kata niall merapikan rambutnya.

strong (Niall horan FF)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang