harry house

6.2K 539 14
                                        

¤|NATA P.O.V.|¤

Aku memainkan gitarku di dekat jendela.sekarang sudah malam,hujan sudah berhenti.allen sudah di rumah,kecuali orang tuaku mereka belum pulang.

"baby i was naive

Got lost in your eyes and never really had a chance

My mistake,i didn't know that to be in love

You had to fight to have the upper hand

I had so many dreams about you and me

Happy endings,now i know

That im not a princess,this ain't a fairytale

Im not the one you'll sweepoff her feet

Lead her up the stairwell

This ain't hollywood,this is a small town

I was a dreamer before you went and let me down

Now it's too late for you and your white horse to come around"

Air mataku menetes lagi.

Niall,aku mengingatnya lagi.

If i could only turn back time,and not look at him like he is a angel.not look at him as a crush.

Jika kau bisa memutar waktu,aku tak ingin ini terjadi.

Tapi sayang sekali ini sudah terjadi,dan ini mungkin takdirku.

Ya,takdir ini menyiksaku.mencintai orang,yg tak mencintaimu bukan hal yg menyenangkan.

Andai aku bisa melupakan niall,tapi entah mengapa hatiku sama sekali tak mau melakukannya.semuanya menjadi sulit.

Tenang kan dirimu nata,kau harus persiapkan mentalmu sebelum ulang tahun niall.kau tak mau kan menghancurkan pestanya?

Benar,aku tak seharusnya seperti ini.aku harus mempersiapkan diriku,bukan malah merutuki nasibku bersama gitar ini.kalau aku seperti ini terus,kapan mentalku siap?

Lebih baik aku menemui allen,aku harus memberitahunya tentang ulang tahun niall.hanya dia,agar dia bisa mengatur rencana aku keluar rumah tanpa pergi kesekolah,tanpa orang tuaku harus menemui diriku.karena jika mereka menemuiku mereka bisa tahu jika aku tak sakit,karena alasan yg di berikan allen pasti aku sedang sakit.

Beruntung orang tuaku sibuk.

Aku langsung melepas gitarku,lalu menyenderkannya di dinding.aku pun menuju kamar allen.

¤|NIALL P.O.V.|¤

nata sudah pergi.

Kalian tahu,aku sudah memperhatikan nata sejak ia duduk di dekat jendela bersama gitarnya.

Beruntung ia tak melihatku,karena terlihat sekali tatapannya kosong.ia tak menyadari jika aku memperhatikannya.

Kau tahu?,hatiku serasa ditusuk-tusuk melihat nata seperti itu.aku yg membuatnya seperti itu.

Dan dari sini pun,aku masih bisa melihat air matanya jatuh saat sedang memainkan gitar.air matanya selalu jatuh,dan itu pasti karena diriku.

Aku harus berhasil melakukan apa yg nata katakan,untuk menjadi sahabatnya.aku harus lebih baik dari harry.aku tidak boleh membuat nata menangis lagi.aku akan menahan diriku saat di dekat demi,jika aku sedang bersama nata.karena aku tahu itulah yg sangat menyakitinya.harry tak boleh mendapatkan tempatku.hanya aku yg boleh mendudukinya.

But when this gonna over?

Aku tak tahu,tapi aku akan terus mencoba menahan diri.pasti suatu saat akan ada kebebasan,saat nata melupakanku dan mendapatkan seorang lelaki lain.

strong (Niall horan FF)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang