●|NATA POV's|●
setelah mandi aku langsung ganti baju,aku memakai kemeja biru dan jeans.ah,lebih baik ke rumah pohon saja.aku rindu dengan rumah pohon ini.rumah pohon yg ku buat bersama niall.ugh,niall lagi niall lagi.
aku pun naik ke rumah pohon,duduk di sana melihat pemandangan.padahal aku dan niall yg membuat rumah pohon ini,tapi kurasa ia jarang ke sini mungkin.maksudku mungkin ia tak akan lagi duduk di sini denganku,ia kan punya demi.
tapi kurasa aku punya perkembangan hari ini.aku tak menangis saat melihat mereka bermesraan,kuharap begitu seterusnya.itu juga kalau tahan.
aku rindu diriku sebelumnya,sebelum ada demi dan cinta mereka.aku yg dulu adalah orang yg ceria,dan sering melakukan hal gila.sekarang?,tidak ada lagi nata yg seperti itu kecuali dengan harry.
jika aku jadi kalian kalian pasti akan mencoba mencari cowok lain,dengan kata lain move on.hanya saja aku tak bisa,aku tak bisa tak mencintai niall.aku terlalu mencintainya.jika ada orang yg berhasil mendapatkan hatiku,suda pasti ia lebih dari seorang niall.dan kurasa susah untuk mendapat orang seperti itu.niall saja berhasil membuatku jatuh cinta padanya,walaupun ia tak mencintaiku.
ah aku jadi bad mood lagi.ugh,aku ingin main dengan niall hanya saja itu sudah menjadi hal mustahil.ah!,harry sebaiknya aku menelfonnya untuk datang ke sini men-
"nata?!!!" teriak seseorang di bawah.aku pun melihat ke bawah,dan mendapati niall.
"what?" tanyaku malas.aku sering teringat ke jadian tadi pagi,dan di rooftop setiap melihat niall
"mau main?" baru saja aku memikirkan soal itu.aku pun turun ke bawah menemui niall.
"main apa?" tanyaku.
"main......apa saja yg penting bersamamu.jalan-jalan mungkin?,atau apalah.ngomong-ngomong rambut barumu bagus," kata niall,aku berfikir.
"makasih,tapi sebaiknya jangan,takutnya nanti demi menelfonmu menyuruhmu menemaninya," ujarku.
"ayolah.....kita sahabat bukan?,ayolah..."
"ya dan demi pacarmu niall horan," kataku memutar bola mata.
"sahabat lebih penting kurasa dari pada pacar," katanya terus memaksaku.
"yaya baiklah horan kau menang," kataku akhirnya,aku sudah tak tahan berdebat dengan niall.
"baiklah,bagaimana jika main sepeda?,kita ke taman," usul niall.
"lalu?,menabrak pohon dan mandi di lumpur?" kataku lalu terkekeh,mengingat hal itu.aku masih ingat pertama kali aku dan niall naik sepeda di halaman belakang rumah,aku menabrak pohon,dan niall hilang kendali dan jatuh di kubangan lumpur.
ah aku memflashback.aku langsung menyingkirkan pikiran itu,sebelum aku mulai sedih lagi.
"hahaha...kau masih ingat rupanya," ujar niall tertawa.
"yasudah aku ambil sepeda dulu," katanya pergi mengambil sepeda,aku pun juga mengambil sepedaku.aku memakai sepedaku yg berwarna putih,dan niall membawa sepeda hitamnya.
"ayo,kita ke taman dekat sini," aku mengangguk,kami mulai bersepeda menuju taman.
wajah niall tampak tersenyum,ya tersenyum lebar.seperti pergi bersepeda denganku adalah hal terindah di dunia ini.tidak,maksudku hal terindah bagiku.
kami pun sampai di taman,kami menyandarkan sepeda di dekat pohon.kami pun duduk di bawah pohon itu,sambil melihat danau.aku tak mengerti sejak tadi niall terus menerus tersenyum,apa ia kehilangan warasnya?,wah bahaya.
"mengapa kau tersenyum terus?" tanyaku menyerinyitkan dahi.
"nothing,aku senang jalan bersamamu," ha.bullshit.
KAMU SEDANG MEMBACA
strong (Niall horan FF)
Fanfiction" i loved you first,why can't you see?" itu yang bisa ku katakan saat melihat-Nya mengatakan cinta kepada seseorang. " i wish that was me " itu yang bisa ku katakan,saat melihat mereka sedang berpelukan. " cause i can love you more than this " itu j...
