○|NATA P.O.V|○
Aku sedang duduk di rumah pohon sambil mendengarkan lagu sore ini.biasanya aku ditemani niall.
Tapi tidak ada lagi persahabatan,kepercayaan,semuanya sudah musnah.ia membenciku.
Aku tak tahu sudah berapa kali menangis hari ini,ditambah sekarang.
Nasibku terlalu menyebalkan.andai aku menyukai orang lain,bukan sahabat ku sendiri.
Dan kali ini aku menertawai nasibku sendiri.
Sebentar lagi matahari terbenam.aku selalu teringat kejadian itu,sangat indah.
Tapi tidak sekarang.
Aku heran,memang aku melakukan kesalahan apa sampai demi menamparku?,kenapa ia menuduhku seperti itu?.sungguh tak ada lagi yg menyenangkan dalam hidupku.
Tiba-tiba telphone ku berbunyi,aku melirik i phoneku.tertulis nama harry.aku mengangkatnya.
"Halo?,ada apa harry?,kau tidak mengamuk lagikan?"
"Tidak,karena aku sudah melakukan apa yg ku mau."
"Menonjok muka orang bukan hal yg bagus."
"Biar saja.kau sedang apa?"
"Entahlah," aku tak tahu sedang apa.
"Mau jalan-jalan?"
"Tentu."
○|NIALL P.O.V|○
aku dan demi sedang jalan-jalan di taman,dan aku melihat nata dan harry.mereka duduk di bawah pohon dengan es krim di tangan mereka.tidak ada satu pun dari mereka yg tersenyum.
Perasaan bersalah muncul kembali.tapi....aku sangat tak suka nata menyakiti demi.
Tiba-tiba nata melihatku.ia menarik harry lalu pergi.dengan wajah yg sangat datar.
Oh,mengapa aku sangat merasa bersalah?
○|NATA P.O.V|○
pagi ini disekolah,saat aku dan harry berjalan di koridor semua menatap kami dengan aneh.aku tahu kenapa.aku dan harry menuju loker kami,mengambil buku lalu menuju kelas.
Di kelas lebih parah lagi.mereka menatap kami sangat aneh.
"Nata,harry!" Panggil seseorang.ternyata itu louis,ia mengisyaratkan kami untuk mendekat.kami pun mendekat.aku pun bergabung dengan mereka.
"Hei,tersenyumlah nata," bujuk liam.aku hanya tersenyum kecil.
"Kau tahu,demi itu aneh.kurasa ia memang sengaja mengfitnahmu," ujar zayn,melirik demi tajam.
"Biarkan saja zayn,biar kejujuran yg menjawab," ujarku.
"Lama-lama sasaranku bukan niall lagi,melainkan demi," ujar harry misterius.
"Sudahlah,boleh aku duduk dengan kalian?,hidupku akan semakin menyedihkan jika aku duduk sendiri," mereka tersenyum.
"Tentu."
*
*
*
"Louis!,berhenti mencat wajahku!" Kami ada di ruang melukis di pelajaran terakhir.tepatnya kami bolos pelajaran terakhir.
Ada yg ingin tahu alasannya?,ya alasannya mereka ingin membuatku tersenyum hari ini.alasan yg tidak masuk akal,tapi mereka berhasil membuatku tersenyum.malah sampai tertawa.
"Hei! Lihat gambarku!" Zayn menunjukkan gambarnya.rapih sekali.
"Yah,payah punyaku sudah pasti lebih bagus.lihat ini," harry menunjukkan hasil lukisannya.dan sungguh,aku benar-benar tak bisa berhenti tertawa.
KAMU SEDANG MEMBACA
strong (Niall horan FF)
Fanfiction" i loved you first,why can't you see?" itu yang bisa ku katakan saat melihat-Nya mengatakan cinta kepada seseorang. " i wish that was me " itu yang bisa ku katakan,saat melihat mereka sedang berpelukan. " cause i can love you more than this " itu j...
