Ketika keegoisan dan rasa tidak percaya dapat membuat suatu hubungan menjadi semakin rumit
Tapi jika Tuhan sudah merencanakan mereka untuk kembali bersama, apa lagi yang dapat mereka lakukan?
My 2nd story
Juni - Desember 2018
"Aku sudah mendengar percakapan kalian! Yaa! Itu bukan salah Sungjae! Itu salah si penyebar foto dan juga Taehyung! Apa dia tidak tau kalau makhluk ini sepupumu?!" Dahyun menunjuk wajah namja itu
"Yaa! Aku seumuran dengan kakakmu! Kenapa kau hanya memanggil namaku saja?" omel Sungjae sambil menepis tangan Dahyun
"Diam!" bentaknya
Sohyun tertawa melihat ekspresi ketakutan Sungjae
"Eonnie, kau belum menjawab pertanyaanku!"
"Saat itu aku malas menceritakannya dan memilih untuk membiarkan. Aku sudah menjelaskan pada Taehyung tapi dia tidak mau mendengarkannya."
"Ah terserah! Aku marah karena eonnie tidak cerita hal itu!"
Dahyun pergi keluar sambil membanting pintu
"Astaga, adikmu seram juga ketika marah! Kalian sama saja!" sungut namja itu
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Tega sekali dia tidak menceritakan itu! Kalau aku tau kan aku bisa membantunya! Apa dia tidak menganggapku sebagai adik apa? Membuat moodku hancur saja!"
Dahyun tidak berhenti mengomel selama berjalan, dia menendangi batu kerikil berulang kali
"Kim Dahyun!" saut Taehyung
"APAAA!"
Bentakan Dahyun membuat Taehyung terkejut
"Astaga! Kau kenapa?! Apa kau sedang M? Katanya wanita yang sedang M memiliki tingkat emosi yang tinggi." ujarnya
"Tidak!"
Taehyung hanya manggut-manggut
"Kenapa memanggilku?!" ketusnya
"Oh iya aku mau memberitahu sesuatu,"
"Sebaiknya yang oppa katakan adalah berita bagus dan tidak membuat mood ku semakin hancur!" omelnya