Suasana di antara keduanya hening. Walau keduanya berjalan beriringan, tapi keduanya enggan untuk bersuara. Semenjak kejadian beberapa saat yang lalu.
Sebenarnya, Eun Ji yang lebih mendominasi untuk tetap diam. Baek Hyun sudah berkali-kali mengajaknya bicara. Tapi, Eun Ji hanya diam. Apa dia marah? Hmm.. mungkin saja. Bayangkan saat suamimu digoda wanita lain dan kalian ada di sana juga. Hey~
Detik kemudian, Baek Hyun meraih tangan kiri Eun Ji dan menggenggam tangan itu. Sedikit erat dan Eun Ji merasakan genggaman tangan itu. Ia menoleh.
"Kau marah?" tanya Baek Hyun dengan senyum hangatnya.
"Kalau kau jadi aku, bagaimana menurutmu?" tanya Eun Ji balik. Wajahnya masih merengut.
Baek Hyun tersenyum geli. Kemudian, ia seolah-olah memikirkan jawaban dari pertanyaan Eun Ji. Tanpa perlu dipikir, sepertinya ia tahu apa jawabannya.
"Kalau aku jadi kau, pasti aku sudah marah dan menjambak rambutnya. Bukankah seperti itu wanita berkelahi satu sama lain?" ujar Baek Hyun.
"Kenapa kedengarannya begitu ganas? Aku bukan tipe wanita seperti itu." elak Eun Ji. Tapi, memang kenyataannya seperti itu, bukan? Dulu, saat dia melabrak Seul Gi, hanya kata-kata saja yang keluar dari mulutnya. Dia tidak pernah main tangan. Sekalipun pada Jae Hyun yang sering menjahilinya.
"Yah~ Eun Ji-ku memang berbeda dari wanita lain. Eun Ji-ku hanya akan melawan menggunakan mulutnya saja. Tidak lebih."
Detik kemudian, Eun Ji berhasil dibuat tersenyum. Hilang sudah wajah cemberutnya dan perasaan kesal itu. Ia menoleh pada Baek Hyun. Baek Hyun masih tersenyum menatapnya.
"Kenapa banyak wanita yang menyukaimu? Di saat kita sudah menikah dan itu membuatku kesal. Yah~ semua istri juga bakal merasakan hal yang sama sepertiku." ujar Eun Ji.
"Haruskah aku kembali pada Baek Hyun yang culun?"
"Tidak boleh!"
"Kenapa? Kau malu?"
Eun Ji menunduk kemudian menggeleng pelan. "Tidak, aku tidak malu. Hanya saja.. setelah mendengar semua ceritamu tentang masa lalumu, apa kau tetap akan baik-baik saja demi aku? Aku tidak mau seperti itu."
Baek Hyun semakin mengembangkan senyumnya. Mengelus pelan rambut Eun Ji.
"Jangan berpikiran seperti itu. Aku tetap akan baik-baik saja jika kau mau aku seperti itu."
"Tidak perlu.. "
"Sungguh?"
"Ah.. jangan menggodaku."
"Apa maksudmu menggodamu? Siapa?"
"Kau.. "
"Aku?"
"Ish.. "
"Haha.. "
*** ***
Malam kembali datang dan mereka memilih untuk beristirahat. Besok hari terakhir dan sore mereka akan kembali ke Korea. Jadwal untuk hari terakhir besok sudah mereka pikirkan. Semoga tidak ada hal buruk yang merusaknya.
Tok.. tok.. tiba-tiba, suara ketukan pintu memecahkan keheningan mereka yang sedang sibuk dengan aktivitas masing-masing. Eun Ji menoleh ke arah pintu dan berpaling pada Baek Hyun yang baru saja keluar dari kamar mandi.
"Kau memanggil staf hotel?" tanya Baek Hyun pada Eun Ji. Siapa tahu kalau Eun Ji memanggil saat tadi dia di kamar mandi.
"Tidak.. " jawab Eun Ji sembari menggeleng.

KAMU SEDANG MEMBACA
Comfortable Marriage •B A E K J I Fanfict•
RomanceBercerita tentang seorang wanita yang menikah dengan pria yang tak pernah ia cintai. Namun, ini bukan berarti ia membenci pria itu. Ia bahkan mulai merasakan perasaan Cinta seiring berjalannya waktu. Pria itu melamarnya setelah 3 tahun mengenal w...