Angin pertengahan September membawa anganmu padaku
Lengkingan suara tawamu menjadi frasa-frasa dalam lamunanku
Setiap detak jantungmu tepat menyentuh kalbuku
Pada setiap tempat kosong disampingku ada kamu
Dalam genggaman tanganku ada tanganmu
Didepan mataku selalu ada wajahmu
Kemudian...
Setelah detik-detik jarum jam mulai berdenting lebih keras
Saat percikan air hujan jatuh lebih cepat
Dan, ketika perbincangan orang dipinggir jalan semakin ramai
Saat itulah angan tersadar..
Seharusnya kau ada disini!
Bersamaku.
Malam ini, malam esok dan malam-malam selanjutnya.
Sekali lagi...
Seharusnya kau ada disini!
- HNF
KAMU SEDANG MEMBACA
Cerita Senja
PuisiPengemar senja, samudera dan warna yang hanya mampu mencurahkan rasa dalam sebait kata. Tidak memaksa suka, tapi semoga bermakna -HagiNF-
