3

6.6K 733 73
                                        

Budayakan Vote & Comment

Sorry For Typo






22stb18

Jimin kaget bukan main saat ransel di punggungnya di tarik paksa oleh seseorang, jimin sudah dalam mode blank saat melihat orang tersebut adalah adik tirinya yg akhir-akhir ini terus mengganggu ketengan jimin.

Jungkook membawakan ranselkan ransel jimin ketika melihat kakak tirinya keberatan menenteng tas punggung tersebut, bukan apa-apa di dalam ransel itu banyak sekali tugas yg sudah di kerjakan dan harus di kumpulkan hari ini juga.

"Lemah banget sih"

"Apaan sih lu ganggu ajah, balikin tas gw"

"Gw bantuin bang, liat lu bawa beban berat udah kek orang mau mati"

"Gw laki elah lebay amat lu"

"Laki cantik ya bang?"

"Anjing!"

Jungkook menatap Onyx jimin dalam, rahangnya mengeras siap menggigit apa saja yg ada di hadapannya, ini masih pagi buta dan mereka di tengah perjalanan menuju kampus tapi jimin baru saja melanggar janjinya.

Jungkook menarik tengkuk jimin dan menubruka bibir mereka dengar kasar, kali ini jungkook menggigit bibir tebal jimin dengan gemas, sementara jimin terus meronta. Ia lupa jika dia sudah berjanji untuk tidak berkata kasar.

"Emmpphh... kookh"

"Pembohong!"

"Sorry gak sengaja sumpah"

Jimin mencoba mengatur nafasnya setelah mendapatkan serangan telak dari jungkook, abang jungkook itu melirikan mata kesana kemari berharap tidak ada orang yg akan melihat mereka.

"Sakit bibir gw duuhh"

"Gw bisa bikin lu lebih parah dari ini bang"

Jungkook berjalan mendahului jimin, ia masih menenteng tas ransel jimin di punggungnya, tenaga jungkook benar-benar ekstra, dari mana ia memiliki urat tangar yg kekar itu? Dari mana ia memiliki rahang tegas dan tubuh atletis itu? Menggiurkan! ASTAGA!! jimin baru saja memikir sesuatu yg tak seharusnya di pikirkan namja normal.

Jimin berjalan menatapi punggung sang adik  yg terlihat kokoh, sesekali itu memukuli kepalanya jika saja pikiran liar itu kembali menggerogoti otak sucinya. Jungkook melirik kebelakang dimana abangnya berjarak sekitar 4 langkah darinya.

"Bang, kaki lu pendek banget yah?? Jalan cepetan diikit napa??"

"Bawel lu, kaki gw mah limited edition"

"Iya bentar lagi juga gw jilatin"

"Apa??"

"Apanya?? Buruan bang mirip anak ayam lu"

Jungkook berjalan kebelakang lalu menarik lengan mungil abang tirinya agar sedikit bergegas. Jantung jimin berdetak cepat tak beraturan saat tangan besar jungkook menggenggam telapak tangan mini miliknya.

[END] Aku Sayang Abang [ASA] JIKOOKCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang