"Namamu mungkin akan selalu ku ucapkan di sela - sela doaku"Sejak saat itu Hastya makin akrab dengan Huda.
Mereka berdua sering bertukar pikiran lewat chat dan tak jarang juga mereka bertemu untuk belajar bersama.
Hingga pada malam itu Huda meminta bantuan kepada Eka,Dimas,Revan,dan Adityan untuk membantunya menyiapkan surprise untuk Hastya.
Huda mengirimkan sebuah pesan chat kepada Hastya.
Huda :"Has lo di mana ??"
Hastya:"di rumah..kenapa ??"
Huda:"gue mau ngajak lo mbahas soal kimia dari guru gue dan gue belum bisa mecahin tuh soal ....lo mau bantuin gue kan?? 😊"
Hastya:"iya deh Hastya kan baik.."
Huda :"ok ...gue jemput lo sekarang."
Hastya:"iya."
Tak lama kemudian Huda sampai di rumah Hastya.
Huda membunyikan bel dan tak lama kemudian Hastya keluar dari rumahnya dengan mengenakan pakaian yang tak terlalu mewah tapi sangat cocok untuk Hastya.
"Loh itu selalu keliatan menarik di mata gue."ucap Huda dalam hati sambil terdiam seperti orang bengong
"Hey ...kamu kenapa sih ?"ucap Hastya sontak menyadarkan lamunan Huda
"Eh enggak papa kok ...ayo berangkat."
"Ayo..."
Huda pun menyalakan motornya dan menuju tempat tujuan.
Beberapa menit kemudian...
"Loh ...kita belajar di pantai ??"ucap Hastya sambil turun dari motor
"Iya kita belajar di sini ....cari suasana baru gitu kwkwkwk."
"Mana bisa belajar kan nggak ada penerangan."
"Udah deh kalo itu mah cowok tampan nan humoris bisa ngatasin."
" nggak ada tempat duduk juga ."
"Ada kok tenang aja ."
Huda menggenggam tangan Hastya dan mereka berjalan ke bibir pantai.
Sesampainya mereka di bibir pantai..
Lilin pun menyala mengelilingi mereka dan banyak lampion yang berterbangan.
Saat itu juga instrumen musik pun terdengar ....
Dengan lagu yang dimainkan berjudul kasmaran ~ JAZHuda menggenggam setangkai mawar merah di tangannya
Hastya hanya terdiam karena bingung dengan apa yang dia lihat saat itu
"Has...hari ini gue bakal nyatain perasaan gue sama lo di pantai ini." batin Huda
"Sejak pertama gue ketemu lo pas di taman kota dulu gue sebenernya udah ada rasa sama elo....dan sekarang gue makin yakin kalo gue beneran suka sama lo .."
Huda meraih tangan kanan Hastya dengan tangan kirinya
"Lo mau kan jadi pendamping hidup cowok tampan nan humoris ini??..."
Sejenak mereka berdua bertatapan dan terdiam
Suasana sunyi tapi masih terdengar samar - samar alunan musik
"Ok aku mau jadi pendamping cowok tampan nan humoris yang ngeselin ,yang tingkat kepedeannya melebihi dewa,trus yang alay + somplak." ucap Hastya sambil menerima bunga mawar yang ada di genggaman tangan kanan Huda

KAMU SEDANG MEMBACA
Eagle Eye
Teen FictionBerkisah tentang seorang gadis pendiam,pandai,baik hati,dan jarang senyum bertemu dengan seorang laki laki humoris,anak band,pandai, ramah,dan bermata elang. Maksud Bermata elang di sini adalah tatapannya tajam layaknya mata elang. Keduanya berseko...