Pak Abdul dan pak Hestu melanjutkan perdebatannya.
Hingga akhirnya bu Nur pun angkat suara."Hey sudah sudahhhhhh!!"teriak bu Nur dengan suara yang hampir memecahkan gendang telinga pendengarnya.
Pak Abdul,pak Hestu,serta Huda dkk pun menutup kupingnya ketika mendengar teriakan bu Nur yang begitu dahsyatnya mengguncang negeri sma merah putih.
"Pak hestu ...pak abdul mending saya pulang sendiri aja ...permisi."ucap bu nur sembari berjalan menjauh
Pak abdul dan pak hestu saling memandang sinis dan kemudian pergi.
"Dasar guru - guru masa kini ..."ucap Adityan sembari geleng-geleng kepala
"Ya gitulah kalo sesama guru olahraga ketemu."kata Revan
"Biarinlah guru kita kan lagi kasmaran wkwkwk."sahut Dimas
"Kok kayak judul lagu..?"kata Huda spontan
Huda dkk langsung mengambil posisi nyanyi dan ....
"Sungguh kasmaran aku kepadamu...🎶"ucap Huda dkk sambil bernyanyi lagu nya jaz yang judulnya kasmaran
"Eh ngomong - ngomong gua baru tau kalo bu Nur bisa teriak sekencang itu."ucap Revan
"Sama ..ternyata suara bu Nur kalo lagi teriak kayak toak masjid agung di Demak."ucap Adityan
"Iya tu ..hampir aja ni telinga melarikan diri."ucap Revan sembari memegang telinganya
"Udah ..udah ayo kita pulang.!"ajak Hastya
"Asyiap 83.... Mak lampirnya Si cowok tampan nan humoris"ucap dimas,revan,dan Adityan dan mereka pun berjalan untuk pulang
***
Sementara itu ketika Hastya mulai melangkahkan kakinya untuk pulang
Huda menarik tangan Hastya dari belakang.Sontak saja Hastya menoleh kebelakang dan saat itu juga matanya tepat bertemu dengan tatapan mata elang Huda yang selalu membuat jantungnya berdegup sangat kencang.
Entah mengapa rasanya Hastya tak bisa mengalihkan pandangannya.
Tatapan mata elang itu begitu menghipnotisnya.
"Hey..mak lampir lo nggak pa pa kan?"ucap Huda sembari menahan tawa
"Eh iya...?"ucap hastya dengan ekpresi terkejut
"Ayo ikut gue...!"ajak Huda
"Kemana..? Kan Harusnya kita pulang sama mereka ,nanti kalo di cariin gimana?"tanya Hastya
"Nggak usah di pikirin,,, mereka mah bisa pulang sendiri ....yang harus lo pikirin itu sekarang gue."ucap Huda sembari senyum pepsodent
"Ih apaan coba..?" jawab hastya
"Emm gua mau ngajak lo ke suatu tempat...tapi ada syaratnya !!ucap Huda sembari mengeluarkan sehelai kain
"Apa syaratnya ?"tanya Hastya
"Mau enggak..?" kata Huda
"Ok ok aku mau..!" ucap Hastya tak sabar
"Tapi harus di tutup dulu matanya."
"Iya." jawab Hastya
Akhirnya Huda menutup mata Hastya dengan sehelai kain berwarna biru laut dan mengajak hastya ke tempat yang sangat indah.
***
Sesampainya di tempat tujuan...Tempat itu..
Begitu indah ,udaranya sangat sejuk,dan suasananya sangat asri dan juga nyaman.

KAMU SEDANG MEMBACA
Eagle Eye
Teen FictionBerkisah tentang seorang gadis pendiam,pandai,baik hati,dan jarang senyum bertemu dengan seorang laki laki humoris,anak band,pandai, ramah,dan bermata elang. Maksud Bermata elang di sini adalah tatapannya tajam layaknya mata elang. Keduanya berseko...