chapter 2

207 16 13
                                    

"Dunia hanyalah tempat persinggahan sementara.Buat hari harimu lebih baik dengan beribadah,berdoa, dan berusaha sesuai kemampuan yang kita punya."

SMA GARUDA
"Woy broo."teriak seseorang dari balik pintu ruang musik mengagetkan seisi ruangan.Siapa lagi jika bukan Huda Aprilio Syahputra.

Dia ini sosok yang humoris ,tampan ,baik,ramah,anak band, pandai dan jomblo tapi banyak fans..eh iya lupa si huda ini juga punya tatapan setajam mata elang loh readers...

"Elah broo loh itu ngagetin aja."ucap seseorang dengan nada  tinggi.

Yang  ini namanya adityan  atyana kusuma.sosok periang,cool,suka bercanda,dan apa adanya.Dia ini seorang drumer dan salah satu sahabatnya huda.

"Udah deh mending ngobrolnya di pending dulu."ucap revan

Revan ini sosok yang tekun dan serius banget ,dia ini seorang pianis dan  juga temennya huda.

"Bener itu kata revan,lebih baik kita mulai latihannya ."ucap dimas yang setuju dengan perkataan revan.

Dimas ini seorang vokalis yg punya sifat bijak ,friendly,dan trampil.

"Oke oke kita mulai latihannya."ucap huda sembari mengambil gitar

Mereka berempat mengambil posisi masing masing dan memulai latihan band nya dengan memainkan lagu Teman Bahagia - Jaz

takkan pernah terlintas
tuk tinggalkan kamu
jauh dariku kasihku

karena aku milikmu
kamu milikku
separuh nyawaku
hidup bersamamu

berdua kita lewati
meski hujan badai
takkan berhenti

sehidup semati
mentari pun tau
ku cinta padamu

percaya aku takkan kemana mana
aku kan selalu ada
temani hingga hari tua......

Di seperempat lagu yang tengah mereka mainkan tiba" bapak Ari datang dan mereka pun menghentikan latihannya.

Bpk Ari ini guru musik sekaligus wali kelas mereka.

"Eh bapak kebanggan kita dateng."ucap Adit sambil mencium tangan pak Ari

"Iya, bapak  ke sini mau manggil..." belum sampai selesai bicara huda sudah memotong ucapan bapak Ari.

"Manggil murid bapak yang ganteng dan baik hati ini kan pak."ucap huda  asal asalan sambil pasang muka cool dan senyum senyum gaje

"Lu tu sotoy."teriak adit,revan,dan dimas serentak

"Sotoy tu bukannya  kata gaul nya lemah gemulai ya ??."ucap huda dengan tampang sok bngung

"Itu letoy."teriak mereka bertiga serentak sembari menatap huda dengan ekspresi agak jengkel

"Oo ...gue kira itu sotoy." ucap huda tanpa dosa

"Serah lo aja."jawab revan dengan muka datar

"Ya itu harus."balas huda dengan menatap tajam revan

Pak Ari yang sedari tadi menonton tingkah dan pembicaraan murid
muridnya itu hanya bisa menahan tawa.

Pak ari pun mulai angkat bicara.

Eagle EyeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang