chapter 18

46 3 0
                                    

Tin...tin....tin !!
Bunyi klakson mobil avanza warna putih berhenti tepat di depan Hastya.

Tampak seseorang muncul dari dalam mobil dan mempersilahkan Hastya untuk masuk ke dalam mobil.

"Hey...has maaf udah lama nunggu ya ?"tanya Gaprash dengan senyum semanis madunya

"Nggak kok aku  baru nunggu 4 menit lebih 59 detik."jawab Hastya dengan santainya sembari melirik jam tangannya

"Ayo .."ajak Hastya

Gaprash dengan sigap langsung membukakan pintu dan mempersilahkan Hastya untuk masuk ke dalam mobil.

Memang benar Hastya selalu di perlakukan layaknya tuan putri oleh Gaprash.

"Mau di anterin kemana ?"tanya Gaprash lagi setelah keduanya masuk ke dalam mobil

"Em...tolong anterin ke rumah sakit Husada ya prash."pinta Hastya

"Emang Lo mau jengukin temen Lo yang mana ....si satya sakit ??"tanya Gaprash sembari melirik Hastya

"Bukan satya kok ..."jawab Hastya singkat padat dan jelas

"Lalu ??"tanya Gaprash sedikit kepo

"Nanti juga tau sendiri."pungkas Hastya

"Yuk jalan ."ajak Hastya

Gaprash pun langsung menjalankannya mobilnya.

Beberapa menit kemudian Hastya dan Gaprash sudah sampai di parkiran rumah Sakit Husada.

Dengan langkah cepat Gaprash keluar dari mobil kemudian membukakan pintu dan mempersilahkan Hastya untuk turun dari mobilnya.

Hastya langsung menuju ke ruangan di mana Huda dirawat.Entah mengapa raut  wajah Gaprash  langsung berubah seperti orang yang sedang  demam panggung  saat ia bertemu dengan Huda yang sedang terbaring di ruang rawat.

Sementara itu Hastya menaruh buah-buahan yang ia beli di minimarket saat perjalanan menuju ke rumah Sakit tadi ke atas meja .

Setelah itu Hastya duduk di kursi yang sudah tersedia di samping ranjang Huda . Sedangkan Gaprash memilih berdiri di samping Hastya dengan raut wajah tegang seperti berada di panggung pertunjukan.

"Gimana ..Lo udah baikan ?"tanya Hastya membuka pembicaraan

"Udah kok Mak lampir...nanti siang gue udah boleh pulang!! Trus yang di samping Lo itu  siapa ?"sahut Huda sambil menatap Gaprash

"O ..iya kenalin ini Gaprash sahabat gue."jawab Hastya sembari menepuk pundak Gaprash

Gaprash seperti nya tampak bahagia saat Huda tak mengenali dirinya.Raut wajahnya pun sudah berubah.Dia tampak lebih santai saat ini.

"Untung aja tu orang nggak ngenalin gue."batin Gaprash dengan senyum penuh kelicikan

"Hey broo...kenalin gue Gaprash gue calon pacarnya hastya.."ucap Gaprash dengan pd nya

"Ihh..apaan sih prash !"sahut Hastya sembari melirik Gaprash

"Fakta has"jelas Gaprash

"Enggak."pungkas Hastya

"Gue ngomongin fakta kok has ...liat aja bentar lagi Lo bakal jadi pacar gue dan gue nggak akan biarin Lo Deket lagi sama si huda."batin Gaprash sembari melempar senyum ke arah Hastya

"Woyy kalian tu lagi ngomongin apaan sih cowok tampan nan humoris ini kok nggak paham.." Celetuk Huda mengalihkan pembicaraan dan sok nggak paham gitu

Eagle EyeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang