Ketika langit mengajarkan menangislah jika itu berbuah kebaikan seraya bumi berbisik tegaklah walau deraian darah bersimbah ruah
Dan ketika lelah menyapa jiwa maka duduklah sejenak untuk berfikir bagaimana strategi baru untuk menatap dunia lebih dari segala yang ada
Seketika Matahari menyapa sinar ku dapat menembus cakrawala, jadilah layaknya aku yang tak berdaya namum menaklukkan dunia.
Anggap lah dunia ini besar sehingga kita selalu berusaha , kemudian tanpa sadar bahwa dunia di genggaman. Ku tau mengejar kesuksesan itu butuh kekuatan karena jika jatuh maka harus bangkit lagi , ketika tergelincir kita harus mampu merangkak dan berlari.
Disaat tahta kau dapatkan , jadilah layaknya sang rembulan yang mampu menyinari gelapnya malam.
Yang di lihat keindahannya dikala manusia bersedih, gembira bahkan mengeluarkan air mata.
Menjadi pion yang melindungi sang raja. Walau raga rapuh bak batu yang terkikis tetasan hujan..
Semoga bermanfaat , dari penulis amatir (ruangrasa&r)
KAMU SEDANG MEMBACA
EMBUN SETELAH HUJAN
Cerita PendekPembaca yang baik adalah pembaca yang mau dengan tulus memberikan masukan kepada penulis. Bukan sebuah cerita fiksi remaja apalagi genre romantis maka akan sangat jauh sekali dari presepsi. Sebuah tulisan yang terlintas dari pikiran sehingga menghas...