Perantara kedelapan

5 0 0
                                    

Ia selalu membasahi wajahnya
Sesaat, sebelum menuju pembaringan
Menyucikan tempat untuk ia melepas penat
Hiruk pikuk keseharian mencari bekal
Ia lantunkan suara pelan
Membaca surat cinta hingga meresapinya
Air mata jatuh hatipun luluh
Penerang kehidupan, tujuan akhir menuju kebaikan.

\Alek Wahyu Nurbista Lukmana/

Untaian Rindu dan Selamat TinggalTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang