Ia selalu membasahi wajahnya
Sesaat, sebelum menuju pembaringan
Menyucikan tempat untuk ia melepas penat
Hiruk pikuk keseharian mencari bekal
Ia lantunkan suara pelan
Membaca surat cinta hingga meresapinya
Air mata jatuh hatipun luluh
Penerang kehidupan, tujuan akhir menuju kebaikan.\Alek Wahyu Nurbista Lukmana/

KAMU SEDANG MEMBACA
Untaian Rindu dan Selamat Tinggal
De TodoTanpa perjumpaan, rindu senantiasa tertanam bersama indahnya kasih sayang, menikmati waktu yang menampung jeda, dalam doa di ujung penantian. \Alek Wahyu Nurbista Lukman/