Chapter 8 : Early
[ H A E ]
Aku menghirup udara segar dan berdiri dengan nyaman di balkon kamar. Mataku mengedar ke lantai bawah dan menemukan sebuah kotak di halaman depan yang terlihat kecil dari atas sini.
Dengan cepat aku berlari menuruni tangga dan membuka pintu depan. Sampainya di sana. Aku mengambil kotak itu dan membawanya masuk ke dalam. Duduk di ruang tamu dan menatap kotak itu dengan intens.
Warnanya merah darah, dan ada sebuah pita cantik berwarna hitam di atasnya. Dan saat ku lihat sisi samping kotak itu, ada sebuah tulisan yang terukir sangat cantik dengan warna emas.
"Re"
Hanya dua kata, tapi aku benar-benar tak mengerti.
"Haechan."
Aku menoleh ke belakang dan menemukan Mark yang menatapku. Aku hanya diam dan kembali menatap kotak berukuran sedang itu.
"Apa itu?" Tanyanya dan mulai duduk di sampingku. Tapi aku tetap diam dan tak perduli padanya. Perlahan ku buka kotak itu.
"AHHKKKK..."
Aku terkaget saat melihat isi di dalam kotak itu adalah benda aneh yang terlihat sangat menjijikkan, otomatis aku melempar kotak itu karena tak tahan dengan bau busuknya.
Ku lihat Mark berjalan mendekati kotak itu, berjongkok sedikit lama sambil menatap isi dari kotak yang berhamburan keluar.
[ M A R K ]
Aku hanya diam menatap dua bola mata yang terjatuh di lantai itu. Karena sudah terbiasa dengan hal seperti ini, aku sama sekali tak terganggu. Perlahan ku ambil sapu tangan yang ada di saku celanaku dan memungut bola mata itu, kemudian meletakkannya kembali ke dalam kotak dan menutup kotak dengan rapat.
"Haechan, pergilah mandi, aku ada urusan sebentar dengan Master." Ucapku sambil menatap Haechan yang sepertinya masih syok dengan apa yang terjadi.
Perlahan aku berjalan menaiki tangga dan masuk ke dalan ruang kerja Jaehyun. Ku lihat pria itu sudah duduk dengan nyaman sambil membaca sesuatu. Ya, walaupun terbilang masih cukup pagi. Ku rasa Jaehyun tak tidur semalaman.
"Master."
Ku lihat Jaehyun mendongak dan menatap kotak yang berada di tanganku. Ia melepaskan kaca mata baca yang di gunakannya.
"Bawa kemari."
Aku menurut dan meletakkan kotak itu di atas meja kerjanya. Dengan cepat ia membukanya dan reaksinya sama sepertiku. Datar.
"Haechan yang menemukannya tadi." Ucapku dan ku lihat ia menatapku dengan tajam.
Tanpa bisa ku perhitungkan, Jaehyun menarik kerah bajuku dan mencekik leherku. Aku tak berani berbuat apa-apa, hanya berusaha menahan rasa sakitku.
"Kenapa bisa Haechan?" Ucapnya dengan nada teramat menyeramkan menurutku. "Bagaimana jika isi di dalam kotak ini lebih menyeramkan eoh? Apa kau bisa tanggung jawab?"
Aku tak bisa menjawab, dadaku mulai sesak karena cekikan Jaehyun semakin mengencang.
"Haahh,,, hahhh..." Ku hirup udara sebanyak-banyaknya setelah Jaehyun melepaskan cekikan di leherku dengan kasar.
"Dengar. Jangan sampai Haechan menemukan hal-hal seperti ini lagi. Jika itu terjadi,,," Aku menatap Jaehyun yang nenjeda ucapannya. "Sesuatu yang buruk akan terjadi pada keluargamu." Aku menunduk dalam mendengar ucapan Jaehyun.
"Aku mengerti Master." Dengan cepat aku membungkuk hormat padanya dan pergi dari ruang kerjanya.
[ A U T H O R ]
KAMU SEDANG MEMBACA
New Boss! Dark World! [END]
FantasySeorang Boss Mafia yang arogan dan kejam, bahkan ketua Yakuza saja bertekuk lutut di hadapannya. Angkuh. Dingin. Kasar. Kejam. Sadis. Semua kata-kata kasar dan umpatan sangat cocok untuk-nya. Berkali-kali membuat masalah, namun tak ada satupun yang...
![New Boss! Dark World! [END]](https://img.wattpad.com/cover/151468806-64-k35342.jpg)