Chapter 16 : Bloody Party
[ J A E ]
Aku berjalan perlahan menghampiri Minho yang duduk di bangku taman belakang rumah.
"Maaf." Ku lihat Minho tersentak kaget dan menatapku, sedangkan aku membuang tatapan darinya.
"Haha, tak apa, aku sudah terlalu paham dengan sikapmu Jaehyun." Ucapnya tertawa pelan.
Aku duduk di sebelahnya dan merangkulnya.
"Terimakasih sudah mau mengerti aku." Ucapku dan Minho menepuk pelan dadaku.
"Memang seperti inilah berteman." Ucapnya dan aku mengangguk pelan.
"Eum, Jae." Aku menoleh pada Minho dan melihatnya yang menatapku dengan pandangan yang sulit di artikan. "Sepertinya dia akan merebut Taeyong darimu lagi."
Kepalaku langsung terasa berdenyut, mataku membara dengan rasa amarah. Tanganku mengepal dan menatap kedepan dengan geraman rendah.
"Aku tak akan membiarkannya. Sudah cukup waktu itu dia mempengaruhi Taeyong dengan sifat liciknya itu."
"Eum, aku juga tak akan membiarkannya." Ucap Minho dan aku hanya diam. "Hyori terlibat." Aku langsung menatap Minho dengan kilatan tajamku.
"Hyori? Wanita sialan itu?"
"Eum, kau tau kakak tiri Taeyong itu tak pernah menyukai Taeyong sedikitpun, aku yakin ini dilakukannya karena ia memiliki dendam dengan Taeyong." Ucap Minho lagi.
"Ku rasa aku pun akan membenci seorang anak dari simpanan ayahku." Ucapku menatap kedepan.
"Tapi kau tidak membenci Haechan."
"Karena Haechan terlalu manis untuk dibenci."
"Bukankah Taeyong juga terlalu cantik untuk di benci."
"Ah entahlah. Yang pasti aku tak akan pernah bisa membenci Haechan, karena semuanya tak sepenuhnya salahnya, tetap saja wanita jalang itu yang bersalah."
"Terserahlah."
"Minho, aku butuh bantuanmu." Ucapku dan menatap Minho dengan serius.
"Kau bisa andalkan aku. Tenang saja." Aku tersenyum menatap Minho.
"Terimakasih."
"Yayaya, aku rasa Jaehyun yang keras kepala ini jadi sangat sering mengucapkan maaf dan terimakasih setelah Taeyong kembali padamu."
"Eum, pria itu terlalu banyak memberikan hal positif padaku, aku takut orang-orang tak percaya jika aku Boss Mafia karena aku terlalu baik."
"Ahaha, dasar."
[ M I N H O ]
Aku menatap ke bawah sana dari lantai dua rumah megah Jaehyun. Terdapat banyak orang yang sedang menikmati pesta dadakan yang di adakan Jaehyun.
"Kau yakin ini akan berjalan lancar?" Tanyaku pada Jaehyun yang baru saja menghampiriku.
"Aku berharap banyak darimu."
"Yaya, tenang saja teman."
"Master." Aku dan Jaehyun menoleh kearah Mark yang menghampiri kami.
"Mark, jangan biarkan siapapun berbuat rusuh sebelum waktunya dimulai." Ucap Jaehyun dan Mark mengangguk.
"M-master, nanti, bolehkah a-aku berdansa dengan Haechan?" Tanya Mark pada Jaehyun. Aku hampir saja tertawa melihat betapa menggemaskannya Mark.
"Kau terlalu lancang Mark." Ucap Jaehyun dengan datar.
KAMU SEDANG MEMBACA
New Boss! Dark World! [END]
FantasySeorang Boss Mafia yang arogan dan kejam, bahkan ketua Yakuza saja bertekuk lutut di hadapannya. Angkuh. Dingin. Kasar. Kejam. Sadis. Semua kata-kata kasar dan umpatan sangat cocok untuk-nya. Berkali-kali membuat masalah, namun tak ada satupun yang...
![New Boss! Dark World! [END]](https://img.wattpad.com/cover/151468806-64-k35342.jpg)