BOSS (12)

15K 1.6K 32
                                        

Chapter 12 : 2MIN Love Struggle

[ T A E M I N ]

"TAEMIN!!!" Aku tersentak dari lamunanku dan segera berlari keluar kamar, menuruni tangga dengan tergesa dan tiba di ruang tamu.

Di sana, Jongin duduk dengan gaya arogannya. Aku hanya mampu diam dan berdiri tertunduk di depannya.

Prangg

Tiba-tiba saja Jongin mencampakkan sebuah vas bunga di dekatku. Aku bergetar ketakutan saat melihatnya mulai berjalan mendekatiku.

"Bicara padaku." Ucapnya dan aku hanya menggeleng pelan. "Cih, dasar brengsek." Geramnya dan dengan cepat meraih kedua pipiku.

"Kau benar-benar ingin ku buat bisu?" Tanyanya dengan dingin dan aku langsung menggeleng kalap. "Kalau begitu bicara padaku. UCAPKAN NAMAKU SAJA BANGSAT."

Bugh

Aku tersungkur saat Jongin dengan kuat menendang perutku.

Ugh,,, aku hanya mampu meringis dan pasrah saat Jongin kembali membuatku berdiri. Dengan kuat ia menarikku dan membuat kakiku menginjak pecahan vas bunga tadi.

"Arghhhhh..." Teriakku saat rasa sakit menghinggapi telapak kakiku.

"Ini yang kau inginkan kan? KAU HANYA BERSUARA JIKA AKU MELUKAIMU." Aku hanya menangis tersedu saat Jongin berteriak ke padaku.

"Pergilah." Ucapnya dan dengan cepat aku berlari ke kamar.

Aku duduk di pinggiran tempat tidur dan menangis seperti anak kecil melihat darah menetes dari kakiku.

Tak lama kemudian, Bibi Ahn datang dengan peralatan obatnya. Aku hanya  menangis saat Bibi Ahn membasuh kakiku dengan air hangat yang di bawanya.

"Ya Tuhan, untung saja tak ada kaca yang tersangkut." Ucap Bibi Ahn dengan suara bergetarnya. Perlahan Bibi Ahn membalut kakiku dengan perban dan memberikanku obat penghilang rasa sakit.

Setelahnya, aku berbaring di tempat tidur menghadap jendela. Bibi Ahn meninggalkanku sendirian di kamar, aku hanya diam dan termenung. Kakiku masih merasakan sakit dan berdenyut, tapi aku tau mengeluh tak ada gunanya. Makanya aku hanya diam dan menikmati rasa sakit ini.

Hiksss

Air mataku menetes saat aku melihat bayangan seseorang di jendela kamarku. Aku hanya diam saat jendela kamarku di paksa untuk di buka dan masuklah seseorang yang selama ini sangat aku harapkan kedatangannya.

"Baby..." Orang itu berjalan dan mengecup pelan keningku.

"Minho hyung." Aku hanya mampu bergumam. Aku tau jika ini hanyalah sebuah halusinasi. Maka dari itu, perlahan aku memejamkan mataku dan tidur, berharap orang itu juga datang di mimpiku.

[ J O N G I N ]

Aku mengacak kasar rambutku. Entah kenapa, aku selalu bertindak di luar kendali jika itu menyakut Taemin. Dengan segelas wine aku termenung menatap langit-langit ruang kerjaku.

Dulu, sudah sangat lama.

Aku, Jaehyun, dan Minho berteman. Kami hanya teman di sekolah. Walaupun begitu, kami sering sekali berkelahi karena tak sependapat.

Hingga suatu hari, aku bermain ke rumah Jaehyun dan bertemu dengan teman dari kecilnya yang bernama Taemin. Saat itu, Taemin terlihat sangat mempesona dan menggemaskan.

Tanpa fikir panjang, saat itu. Di malam hari yang di penuhi bintang, aku dengan berani mengajak Taemin pergi ke taman. Hanya berdua, tanpa Jaehyun dan Minho.

New Boss! Dark World! [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang