Special Chapter : Will Never End
*Typo adalah sebagian dari karya*
[ A U T H O R ]
Jaehyun masuk ke kamar dan melihat Taeyong yang sedang duduk meringkuk dengan keadaan yang begitu kacau.
Perlahan ia menghampiri Taeyong dan menepuk pelan pundak rapuh itu, membuat Taeyong sedikit terperanjat.
"J-jae..." Gumam Taeyong menatap wajah Jaehyun dengan sendu.
"Maafkan aku." Ucap Jaehyun dengan suaranya yang parau.
Sudah terhitung lebih dari seminggu Taeyong berada dalam keadaan seperti ini. Selalu ketakutan dan kadang berteriak seperti orang gila. Jaehyun akui, ini adalah titik terlemahnya saat ini. Melihat Taeyong yang tak berdaya seperti itu benar-benar membuatnya sangat lemah.
Taeyong hanya diam menatap Jaehyun dan perlahan tersenyum simpul. Jaehyun memeluk Taeyong erat dan mengusap pelan kepala kekasihnya itu.
"Dimana Hyorin?" Tanya Taeyong.
Jaehyun melepaskan pelukannya dan menangkup wajah Taeyong.
"Dia sudah berada di tempat yang semestinya."
Sementara itu di tempat lain.
Sangat kotor. Gelap, dan pengap. Wanita yang bernama Hyorin itu terduduk dengan keadaan yang mengenaskan. Pandangannya kosong.
Ya. Memang seharusnya ini lah yang ia dapatkan. Beruntung Jaehyun tak langsung memenggal kepalanya.
•
Taemin menyandar di dada bidang Minho. Menikmati indahnya bintang yang bertaburan di langit malam.
"Aku kasihan pada Taeyong." Ucap Taemin.
"Eum, aku malah kasihan pada Jaehyun." Ucap Minho. "Sejak lama aku berteman dengannya, ini adalah Jaehyun yang benar-benar kacau. Tak pernah makan sejak seminggu yang lalu, yang ia konsumsi hanyalah rokok dan wine. Hhh,,, beruntunglah ia tak menyukai narkoba, jika tidak pasti benda sialan itu akan menghancurkan seluruh hidupnya." Minho berkata sambil menerawang jauh. "Bahkan ia tak begini parah saat kau menolaknya dan lebih memilihku."
Taemin hanya diam dan mendengarkan Minho.
"Taeyong adalah pusat dunia Jaehyun. Jika Taeyong hancur, maka Jaehyun akan lebih hancur." Ucap Taemin.
"Kau benar." Minho menatap wajah Taemin dan tersenyum melihat betapa indahnya bulu mata pria yang dicintainya itu. "Kau juga pusat duniaku. Maka dari itu, jangan pernah tinggalkan aku kalau kau tidak ingin melihatku hancur."
Taemin mendongak dan tersenyum lebar. Mengalungkan tangannya di leher Minho dan mencium kilat bibir seksi kekasihnya itu.
"Aku janji."
Sedangkan Felix yang berdiri di dekat pintu taman belakang itu mendesah dan mengusap wajahnya kasar.
"Hhh,,, aku harus cari kekasih juga." Gumamnya.
•
Taeyong tersenyum memperhatikan Jaehyun yang sibuk menuangkan makanan di piringnya. Setelahnya pria tampan itu menarik kursi untuk lebih dekat dengan Taeyong.
KAMU SEDANG MEMBACA
New Boss! Dark World! [END]
FantasiSeorang Boss Mafia yang arogan dan kejam, bahkan ketua Yakuza saja bertekuk lutut di hadapannya. Angkuh. Dingin. Kasar. Kejam. Sadis. Semua kata-kata kasar dan umpatan sangat cocok untuk-nya. Berkali-kali membuat masalah, namun tak ada satupun yang...
![New Boss! Dark World! [END]](https://img.wattpad.com/cover/151468806-64-k35342.jpg)