BOSS (14)

15.4K 1.7K 215
                                        

Chapter 14 : Beautiful Villain

[ J A E ]

Aku hanya duduk diam memperhatikan Taeyong bersama Taemin yang sedang berbelanja, sedangkan Minho dengan setia berdiri di sebelah kekasihnya itu dan menenteng berbagai macam tas belanjaan.

Karena sedang asik dengan ponselku, aku tak sadar saat beberapa tas belanjaan terlempar atau sengaja dilempar ke arahku. Aku hanya memejamkan mata dan mendesah nafas pasrah, sedangkan sang pelaku sudah kembali bergabung bersama Minho dan Taemin.

"Hhh,,, betapa sabarnya aku menghadapi kucing nakal itu." Gumamku pada diriku sendiri dan perlahan memunguti kantong belanjaan itu. Aku tak perduli beberapa orang berbisik di sekitarku.

Setelah selesai dengan belanja, Taeyong dengan santai berjalan di depanku, sedangkan Taemin dan Minho berjalan bergandengan.

"Yak!" Aku menarik pelan tangan Taeyong dengan tanganku yang terbebas dari kantong belanjaan.

"Eum?!" Taeyong menatapku dengan mata bulatnya itu.

"Bisakah pegang barang ini sebagian?" Tanyaku dan Taeyong tersenyum. Awalnya aku merasa lega, namun saat kepala kecil itu menggeleng aku menggeram pelan. Taeyong malah kembali berbalik dan berjalan meninggalkanku.

"Siapapun kau yang mereka panggil Tuhan, bisakah beri aku lebih banyak kesabaran?!" Tanyaku pada angin.

Orang-orang di sekitarku menatapku dengan aneh, aku hanya diam dan memakai kaca mata hitamku. Sembari berjalan aku hanya bisa mendesah agar aku tetap diberi kesabaran.

"Jae, ayo kita makan dulu." Aku hanya menggumam saat Minho berkata padaku.

Kami pun tiba di sebuah restoran dan aku langsung duduk dengan nyaman, membiarkan kantong belanjaan yang tiga kali lipat lebih banyak dari milik Taemin itu tergeletak tak berdaya di lantai Restoran.

"Beri aku dua botol Sampanye." Ucapku pada pelayan dan si pelayan dengan cepat menulis pesanan kami masing-masing.

"Kau hanya itu Jae?" Tanya Taemin dan aku mengangguk. Aku mengeluarkan rokok dari kantong jas ku.

"Ah, Maaf Tuan, tapi tidak boleh merokok disini." Aku menatap pelayan pria itu dengan tajam, ku lihat ia bergetar ketakutan. Namun rokok di tanganku beserta sisanya yang ada di atas meja langsung di rampas Taeyong dan di berikannya pada pelayan pria itu.

"Tolong buangkan ini." Ucap Taeyong dan pelayan pria itu dengan takut-takut mengangguk dan mengambilnya. Aku hanya diam dan mendesah nafas pasrah.

"Yayaya, aku rasa hanya aku satu-satunya Kepala Mafia di dunia ini yang takut pada seorang pria kecil." Ucapku entah pada siapa. Minho dan Taemin tertawa pelan sedangkan Taeyong masih sibuk dengan pesanannya.

[ T A E ]

Aku menikmati makanan yang ku pesan tadi dengan lahap. Berbelanja dari pagi hingga siang hari membuatku sedikit kelelahan dan lapar.

Aku menoleh ke sampingku dan baru menyadari jika Jaehyun tak memesan makanan sama sekali, pria itu sesekali menyesap cairan berwarna putih kekuningan itu sambil memainkan ponselnya.

"Kau tidak pesan makan Jae?" Tanyaku dan Jaehyun melirik sebentar padaku.

"Makananku sudah kau buang tadi."

"Tsk."

Plak

Ku lihat ia mendesah saat kepalanya ku pukul dengan cukup kuat. Perlahan ia menoleh padaku dengan tatapan garangnya, tapi aku tak takut, aku bisa membuat tatapan yang lebih garang asal kalian tau.

New Boss! Dark World! [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang