Drrrtt drttt
Suara ponsel yang di meja belajar keyval berbunyi.
Dengan malas Keyval mengambil ponselnya. Ada telpon masuk dari Jeseline. Dia menjawab telpon tersebut.
"Lama amat jawabnya sih Key!" Terdengar semprotan dari seberang sana yang sedang kesal.
Dengan cepat Keyval menjauhkan ponsel dari kupingnya. Dia sudah mengira pasti itu akan berlangsung lama. Ya marah marah gaje saat Keyval lama menjawab telponnya.
Saat sudah tidak ada lagi suara dari seberang sana Keyval mulai mendekatkan lagi ponsel ketelinganya.
"Udah selesai pidatonya?" Ucap Keyval sinis pada si penelpon.
"Kalau lo nelpon cuma buat marah marah mending sama tembok jes, gue tutup ya!" Ancam Keyval pada Jeseline.
"EHHH TUNGGU JANGAN DI MATIIN KEY!!!" suara teriakan Jeseline lagi lagi membuat Keyval menjauhkan ponsel dari telinganya.
Tanpa ragu Keyval langsung mematikan telpon dari Jeseline.
Keyval sudah bisa menebak pasti Jeseline sedang kesal dan merutuki Keyval. Bodo amat batin Keyval.
Siapa suruh nelpon cuma buat marah marah gaje. Apalagi saat ini keyval sedang asik mengerjakan PR.
Ting!
Suara ponsel Keyval berbunyi. Menandakan ada line masuk.
Jeseline
Key! Lo tau yang lo lakuin ke gue itu JAHAY!.
Keyval
Jahat Jes!
Jeseline
Wkwkw typo Key sorry.!
Lo jahat banget sih matiin gitu aja telpon gue!
Keyval
Bodo amat sih Jes!
Jeseline
Key! Lo besok sibuk gak? Kan weekand. Temenin gue ya besok!
Keyval
Kemana?
Jeaeline
Ya jalan lah bosen gue di rumah. Yah temenin ya? Please !.
Oke besok gue jemput lo!
Keyval
Belum juga di iya in!
Jeseline
Gamau tau pokoknya gue ke rumah lo besok!
Keyval tidak lagi membalas line dari jeseline setelah membacanya. Sudah menjadi kebiasaan Keyval membaca tanpa membalas jika tidak penting baginya. Toh bagaimana pun Keyval menolak pasti Jeseline akan tetap memaksanya.
Keyval menutup bukunya. Tidak berniat lagi untuk melanjutkan mengerjakan tugasnya.
Dia berjalan menuju toilet untuk mencuci mukanya.
Setelah selesai mencuci muka Keyval berjalan menuju kulkas untuk minum. tenggorokannya terasa haus karna energinya terkuras banyak meladeni sahabat satu satunya itu.
Saat membuka kulkas ternyata kulkasnya kosong. Ia lupa belum belanja bulanan. Wajar saja kulkasnya kosong.
Keyval berniat untuk keluar membeli makanan untuk mengisi kulkasnya.
Dia bejalan keluar rumah menuju supermarket terdekat.
Dia memilih beberapa makanan ringan kesukaannya. Lalu memilih susu roti tawar dan sereal. Tak lupa Keyval membeli coklat dan es krim. Setelah selesai belanja Keyval membayar dikasir.
Lalu keluar dari supermarket tersebut. Keyval merasa repot dengan belanjaannya yang begitu banyak. Tak sangka belanjaan Keyval sebanyak enam kantong plastik yang cukup besar.
Untung jarak tempuh Keyval dari supermarket ke rumah nya tidak terlalu jauh. Jadi penderitaan Keyval tidak terlalu lama.
Saat Keyval kerepotan membawa barang belajaannya ada sesorang berbaju serba hitam berjalan di depannya.
Dengan was was Keyval mencoba untuk mencoba tenang. Padahal dalam hatinya sudah tidak karuan. Dipikirnya cowok itu akan menodongnya. Karna memakai serba hitam begitu
Cowok bertubuh tinggi itu semakin berjalan mendekat. Dia asik dengan ponselnya sampai tidak melihat sekeliling.
Keyval yang saat ini berjalan dengan tergesa gesa karna takut. Berlari kecil hendak cepat cepat melewati cowok itu tapi tidak sengaja menyenggol nya. Dan belanjaannya terjatuh kejalanan
'Owhhh shit! Kenapa sampai nabrak'
Batin Keyval merutuki kecerobohannya.
"Ahh sorry sorry gak sengaja!" Ucap Keyval pada orang itu. Lalu dengan cepat memungut kantong belanjaanya yang terjatuh dari pegangannya.
Setelah selesai memungut kantong belanjaannya Keyval menatap sekilas cowok itu. Namun tidak terlalu jelas karna tertutup hoodie nya. 'Siapa dia?' Batin Keyval.
Dengan cepat Keyval berlari dari tempat itu sebelum sempat cowok itu berkata sepatah kata pun. Karna Keyval sudah sangat ketakutan.
Kalau kalau cowok itu akan mengumpati dirinya yang ceroboh itu
Saat sampai di rumah Keyval mengatur nafasnya. Setelah sedikit tenang Keyval berjalan menuju dapur untuk menata barang belanjaannya tadi.
Setelah selesai. Keyval membawa sebatang coklat dan satu cup eskrim menuju balkon kamarnya.
Ia duduk di kursi gantung di balkon kamarnya itu. Lalu menyendok eskrim yang di bawanya tadi.
Ia menatap eskrim dan coklat yang ada di tangan nya. Lalu teringat pada sang kakak.
Dulu kakaknya selalu saja memberi eskrim dan coklat pada Keyval jika sedang sedih. Selalu ada kakaknya yang menemaninya di saat papa dan mama nya sedang sibuk dengan urusan mereka masing masing.
"Kak, Val kangen, kapan kakak mau pulang ke sini kak, Val sendiri di sini kak. Val rindu kakak," ucap Keyval berbicara sendiri.
"Kakak ingat gak dulu kalau Val sedang sedih atau pun takut. Kakak pasti bawain Val coklat sama eskrim buat nenangin Val. Val jadi senyum kalau kak Keyla meluk Val saat Val lagi sedih. Kak Keyla selalu ceritain apapun pada Val biar Val bisa senyum" Keyval senyum mengingat nya. Dia sangat rindu pada perhatian kakaknya waktu itu.
"Sekarang kalian dimana? Kenapa selama dua tahun ini kalian tidak ada kabar sama sekali. Kalian dimana? Kenapa hanya transferan uang yang kalian kirimkan. Tapi kalian semua dimana. Val gak perlu uang. Val cuma perlu kalian. Val cuma perlu kasih sayang kalian. Val rindu kalian semua... hikks hikks hikss." Lagi lagi Keyval tidak tahan untuk tidak menangis.
Dua puluh menit di menangis. Merasa sudah puas ia mengusap air matanya. Lalu bangkit dari tempat duduknya menuju toilet. Untuk menggosok gigi dan mencuci muka dan cuci kaki. Lalu pergi untuk tidur.
KAMU SEDANG MEMBACA
YOU COME FROM A DREAM
FantasiKeyval seorang gadis cantik yang kesepian. Kedua orang tua nya sibuk dengan pekerjaan mereka. Dia hanya sendiri di rumahnya. Gadis cantik tapi kesepian. Kurang kasih sayang orang tua nya. Tapi hari harinya sedikit lebih berwarna ketika seorang cowok...
