LIRIH HATI
Semua jalan adalah milik tuhan
Mungkin kini mata saya buram
Dengan gelap dan kabut malam
Juga angin yang menusuk tulang belulang
Rintih air mulai terdengar
Dari langit yang terus saja berduka
Deras nya tak karuan
Menjelaskan yang tak beralasan
Bendungan nya mulai lemah
Merapuhkan yang didirikan
Melelah kan kaki perjalanan
Tentang rasa percaya juga kenyamanan,
Yang terus saja berkurang.
-a-
