Eps. 5 : Something Different

1.2K 144 6
                                        

Aku tidak mengerti maksud ucapannya, aku pikir dia terlihat senang bisa mendapatkan nomor ponsel yeoja seperti Jessica.

" M-maksudmu ? "

" Aku bukan tidak membawa kartu nama ku. Hanya saja, aku yakin dia yeoja yang berbeda dari lainnya. Dan dia terlihat cocok denganmu. "

" Kau sudah gila, Tae. "

" Aku tidak gila. Aku hanya ingin kau menemukan yeoja yang tepat. "

" Bagaimana kau bisa mengatakan jika dia adalah yeoja yang tepat untuk ku ? "

" Perasaan ku tidak pernah meleset. "

" Bagaimana dengan yeoja yang kau temui di pesawat tadi pagi ? "

" Jika saja aku bisa berbicara banyak hal dengannya. Aku sudah tidak sendiri lagi. "

Aku hanya tersenyum dan menyenggol lengannya. Dia memang berbeda dengan namja lain, hanya diam saja, banyak yeoja yang mendekat dengannya. Tapi, walaupun begitu, dia tetap memperhatikan kami sebagai sahabatnya agar menemukan yeoja yang tepat.

" Aku tidak tahu bagaimana semua ini akan berakhir nantinya. "

" Wae ? "

" Karena aku tidak pernah berpikir seperti apa aku akan mengakhirinya. "

" Tae, apakah kau tidak menginginkan sebuah pernikahan ? "

" Pertanyaan mu salah. "

" Wae ? "

" Apakah ada yeoja yang mau menikah dengan ku ? "

* * *

Hari menjelang malam, Taeyeon memutuskan untuk berjalan menikmati keindahan kota Hong Kong di malam hari seorang diri. Taeyeon meluangkan waktunya di Artisan Room. Ia duduk di salah satu kursi dekat jendela sambil menulis sesuatu di bukunya.

I can't remember exactly when it was

That my mind began to fill up with thoughts of you.

*door bel*

Langkah seorang yeoja berjalan menghampiri Taeyeon setelah memesan minuman hangat, namun hal itu tidak mengganggu konsentrasi Taeyeon saat menulis.

" Annyeong. ", ucap yeoja itu.

" Uhm. ", Taeyeon bergumam dan Ia terkejut melihat seorang yeoja berdiri di hadapannya.

" Bolehkah aku duduk di sini ? ", tanya yeoja itu.

" Ne. ", jawab Taeyeon.

" Bagaimana harimu ? ", tanya yeoja itu.

" Menyenangkan. Bagaimana dengan mu ? ", tanya Taeyeon.

" Cukup menyenangkan. ", jawab yeoja itu.

" Kau menetap di sini atau ? ", Taeyeon menatap yeoja itu sangat dalam.

" Aku . . . "

drrt ... drrt ...

Yeoboseyo, Fany-ah.

* * *

Aku tidak mengerti mengapa yeoja yang saat ini berada di hadapan ku terlihat berbeda dengan yeoja lainnya. Wajahnya sangat ceria, bahkan tak jarang aku melihat matanya ikut tersenyum. Cara bicaranya yang sangat optimis, membawa energi tersendiri untukku.

" Ne, annyeong. "

Dia meletakan ponselnya di atas meja dan dia menghela nafasnya.

" Wae ? "

The Sugar DaddyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang