Part 5

4.3K 604 127
                                        

Note : Bagi yang sudah membaca Viola E Blu dari awal sebelum di unpublish, ada beberapa isi setiap part yang aku tambahin sama aku ganti ya. Jadi lebih baik di baca kembali. Terimakasih ❤️

Selamat Bermalam Minggu Everyone 

.

.

.

.

.

.

.

🌹Viola E Blu🌹

"Chahee..!!!"

Jennie berteriak sambil berlari menuruni tangga dengan langkah tergesa-gesa. Paras ayu tanpa polesan make up itu terlihat berseri-seri ketika mendengar kabar dari Bibi Hong jika ada sahabatnya datang berkunjung.

Terhitung sudah lebih dari satu minggu semenjak kepulangan Jennie dari New Zealand. Namun baru kali ini Chahee baru bisa datang untuk menemuinya. Sahabatnya itu memang tidak bisa menyambut kedatangan Jennie dari New Zealand kala itu, dikarenakan dia masih berada di Jepang mengurus beberapa butik cabang yang ada disana. Jika bukan Chahee yang pergi, tentu saja tidak ada yang akan turun tangan. Karena Mamanya Chahee juga sibuk mengurus cabang lain di bagian Asia tenggara.

Kedua mata kucing Jennie semakin berbinar kala melihat sosok perempuan cantik sedang berdiri di ruang tamu seakan-akan memang sudah menanti kedatangannya.

"Hei, dear," sapa perempuan itu memamerkan senyuman sumringah di wajah manis nya.

Tanpa aba-aba Jennie langsung berlari menghambur ke dalam pelukan Chahee. Dia benar-benar merindukan sahabat yang perannya sudah seperti kakak baginya.

"Ya tuhan Jennie !!! Ternyata kau masih hidup dan sehat rupanya," kata Chahee terkekeh pelan setelah keduanya melepas pelukan dan sama-sama duduk santai di atas sofa.

Jennie mendengus pelan seraya bersidekap dada. Ternyata sifat Chahee tidak berubah sama sekali yaitu suka berbicara ceplas-ceplos seenaknya dengan tampangnya yang kelewat songong. "Cih, jika aku mati orang pertama yang aku gentayangi adalah kau!"

Keduanya lalu tertawa bersamaan. Kehadiran Chahee benar-benar membuat perasaan Jennie yang tengah kalut memikirkan kabar tunangannya yang tidak jelas jadi sedikit membaik. Seakan-akan tuhan mengirimkan sahabatnya itu untuk datang menemuinya dan menolongnya dari kegelapan hatinya yang sedang tak berujung.

Mengingat tentang tunangannya, jika dihitung-hitung sudah seminggu berlalu sejak kejadian dimana Taehyung yang menyakiti hatinya. Selama itu pula laki-laki itu tidak pernah berkunjung kembali ke rumahnya. Jangankan berkunjung, memberi kabar ataupun mengucapkan kata maaf lewat chatting saja tidak. Tunangannya itu benar-benar menghilang tidak meninggalkan jejak kabar apapun kepadanya. Hal itu menjadikan Jennie jadi terserang penyakit gelisah gundah gulana selama beberapa hari terakhir ini.

"Dear, ada apa denganmu?"

Suara Chahee sontak membuyarkan lamunan Jennie yang tiba-tiba teringat tentang Taehyung. Ia melemparkan senyuman tipis seraya menggelengkan kepalanya untuk menjawab jika dirinya sedang dalam keadaan baik-baik saja.

Namun, Jennie jelas salah memperkirakan jika sahabatnya itu akan percaya begitu saja dengan jawabannya. Sekarang kedua mata Chahee sedikit menyipit curiga menatap ke arahnya. Sepertinya dia memang tidak bisa menyimpan rahasia apapun di hadapan sahabat terbaik satu-satunya ini.

VIOLA E BLU (KIM TAEHYUNG X JENNIE KIM)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang