Warning : Part ini panjang dan rawan membosankan.
Sengaja aku panjangin sebagai bentuk minta maafku karena lagi-lagi menggantungkan cerita.
Happy Reading
🌹🌹🌹
Viola E Blu
🌹🌹🌹
Semenjak kejadian di malam itu, Jennie memutuskan untuk mencoba ikhlas menerima dan terus melangkah maju. Biarkan semuanya berjalan mengalir seolah pasrah bagaimana takdir memimpin. Urusan pertunangannya batal atau tidaknya, Taehyung sendiri belum berbicara pada kedua orang tua mereka. Hubungan mereka menggantung, Jennie masih terjebak dalam perasaan yang tidak dia mengerti.
Sudah dua minggu telah berlalu. Hari-hari Jennie habiskan untuk menyibukkan dirinya bekerja di kantor menggantikan sang mama. Tidak lama lagi kedudukan yang pernah di duduki oleh mamanya akan beralih pada dirinya.
Bahkan hari ini Jennie menghadiri undangan wawancara sekaligus pemotretan majalah besar mengenai perusahaan JSKimfashion menggantikan sang mama.
"Jadi, apa saja yang sudah anda rencanakan setelah nanti resmi menggantikan mama anda dalam memimpin perusahaan?"
Seorang wanita berambut cokelat kisaran umur tiga puluhan berbalut pakaian formal duduk di sofa seberangnya memberikan sebuah pertanyaan. Sedang Jennie sendiri memilih untuk memberikan sebuah senyuman sebelum memberikan jawaban.
"Ada banyak hal yang sudah ku persiapkan nanti. Tinggal menunggu waktu saja. Lagipula saya juga masih ingin berlama-lama mencari pengalaman. Peluncuran baju musim panas sebentar lagi akan dilaksanakan, saya berpartisipasi di dalamnya sebagai desainer. Saya berharap semoga banyak yang berminat saat peluncurannya nanti. Intinya tunggu saja," jelas Jennie tanpa keraguan di dalam kedua mata kucingnya.
"Wah, saya jadi tidak sabar untuk menantikannya. Saya adalah salah satu penggemar koleksi baju dari brand JSKimfashion. Apa saya nanti akan mendapatkan diskon?" ucap si wanita itu sedikit berkelakar.
Jennie tertawa "Saya pastikan anda mendapatkannya. Tenang saja," balasnya seraya mengerlingkan mata.
Keduanya pun kembali tertawa.
"Tidak terasa waktunya sudah habis. Terimakasih, sudah meluangkan waktunya untuk diwawancarai. Kami menunggu kesuksesan anda, semoga bisa mengikuti jejak mama anda."
Jennie membalas dengan anggukan, tidak luput pula senyuman lebar gummy smile andalannya. "Terimakasih."
Sesi wawancara pun sudah selesai. Setelah selesai berganti baju, Jennie langsung segera melenggang pergi keluar dari dalam gedung majalah fashion terbesar di Korea Selatan. Sesaat dia melirik ke arah arloji mahal yang melingkar sempurna di tangan kanannya. Jarum jam lebih tepatnya menunjukkan pukul tujuh malam. Setelah ini dia ada janji temu dengan seseorang.
Supir suruhan sang mama sudah menunggunya di depan gedung. Menyambut dan membukakan pintu untuk Jennie. Lalu mengantarkan gadis itu ke sebuah restoran yang menjadi tempat dimana Jennie akan berjanji untuk bertemu disana.
Setelah memesan minuman langsung di tempat kasir, Jennie langsung mengambil tempat duduk di pojokan dekat jendela di dalam sebuah restoran yang letaknya ada di Gangnam. Mata kucingnya sejenak mengedar ke semua penjuru restoran mencari keberadaan seseorang yang mengajaknya bertemu yang tidak lain dan tidak bukan adalah Taehyung.
Tempo hari Taehyung berjanji akan memperkenalkan Joy kepadanya. Sejak kejadian di malam itu Taehyung tidak lagi membahas tentang hubungan terlarangnya dengan Joy. Sepertinya laki-laki itu masih memberikan Jennie waktu untuk berpikir jika perasaan manusia memang tidak bisa di paksakan.
KAMU SEDANG MEMBACA
VIOLA E BLU (KIM TAEHYUNG X JENNIE KIM)
Fanfiction=====VIOLA E BLUE===== Mereka berteman dari kecil. Mereka juga dijodohkan kemudian bertunangan. namun cinta mereka tidak saling melengkapi. Taehyung menganggap jennie adalah warna violet, sedangkan bagi Jennie, Taehyung adalah sang Biru. aura mereka...
