Note : Bagi yang sudah membaca Viola E Blu dari awal, ada beberapa isi setiap part yang aku tambahin sama aku ganti ya. Jadi lebih baik di baca kembali. Terimakasih ❤️
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
***
Jarum jam pada arloji yang melingkar di tangan mungil Jennie, sedang menunjukkan pukul sepuluh malam. Mobil yang ditumpangi oleh Jennie bersama mama dan calon mertuanya, baru saja sampai di sebuah rumah mewah.
Jennie yang baru saja turun dari mobil, sejenak terdiam memandangi rumah dan halaman sekitar. Mommy beserta kedua orang tua Taehyung juga sudah masuk ke dalam rumah mendahului Jennie, meninggalkan gadis itu di belakang sendirian yang masih bergeming.
Dari luar, Rumahnya tampak tidak berubah sama sekali semenjak terakhir kali Jennie meninggalkannya dulu saat pergi ke New Zealand.
Rasanya air mata yang sedari tadi Jennie tahan semenjak dari restaurant, kini malah lolos begitu saja tanpa izin. Rumah itu terlalu banyak meninggalkan kenangan yang mengingatkannya tentang Taehyung dan juga mendiang Daddy nya.
Ingatan Jennie mendadak terputar tentang kejadian di restoran tadi. Dimana dia melihat Taehyung malah berselingkuh dengan perempuan lain. Padahal laki-laki itu tahu jika sekarang adalah hari kepulangannya. Tidakkah laki-laki itu ingin bertemu dengannya? Ada begitu banyak hal yang ingin dia bagi kepada Taehyung.
"Taehyung oppa, kenapa kamu melakukan hal itu? Kenapa kamu jahat sekali, hiksh," gumam Jennie terdengar parau di sela-sela tangisnya.
Sungguh hati Jennie tidak kuasa menahan sakit yang ditengah dirasakannya sekarang. Terlalu pahit mengetahui kenyataan yang sedang ia hadapi. Orang yang selama ini Jennie rindukan, malah sedang merindu dengan perempuan lain. Tentu saja hatinya berteriak tidak terima dan ingin sekali menemui Taehyung saat ini. Namun kakinya seakan terbelenggu besi yang beratnya berjuta-juta ton. Membuat ia tidak sanggup untuk berjalan menghampiri tunangannya itu.
"Jennie? Kamu menangis, nak?"
Sentuhan di pundak Jennie, mengembalikan kesadarannya jikala tadi ia terlalu larut dengan pikirannya. Buru-buru tangan Jennie mengusap air mata di wajahnya sambil berdeham.
Mata kucing Jennie yang sembap, terlihat malu-malu menatap Mamanya Taehyung yang berada di hadapannya.
"Kenapa Jennie menangis? Ada apa, nak?" tanya nya lagi. Raut wajahnya terlihat khawatir.
Jennie mengeleng seraya berusaha menunjukkan senyuman terbaik yang dia punya di depan calon mertua nya itu.
"Tidak ada apa-apa, Mama. Aku hanya terharu karena bisa kembali ke Korea. Aku begitu merindukannya. Disini terlalu banyak kenangan bersama Daddy." jawab Jennie beralibi seraya masih mengusap air matanya.
"Ouh, Jennie kangen daddy ya? Kasihan sekali. Sini peluk mama, sayang." balas wanita paruh baya itu dan segera membawa Jennie ke dalam pelukannya.
Sudahlah.
Semakin tidak karuan perasaan Jennie jika begini. Air mata bukannya berhenti, malah keluar lagi semakin deras. Tangis nya semakin kencang saja.
"Cup cup! Ayo sambil masuk ke dalam rumah, ya! Udara disini dingin, tidak baik buat kesehatan." ucap Mamanya Taehyung menenangkan dengan mengajak Jennie segera masuk ke dalam rumah.
KAMU SEDANG MEMBACA
VIOLA E BLU (KIM TAEHYUNG X JENNIE KIM)
Fanfiction=====VIOLA E BLUE===== Mereka berteman dari kecil. Mereka juga dijodohkan kemudian bertunangan. namun cinta mereka tidak saling melengkapi. Taehyung menganggap jennie adalah warna violet, sedangkan bagi Jennie, Taehyung adalah sang Biru. aura mereka...
