Oke guys, comeback to my story hehe. Pd kangen ga? Engga ya? Yaudah deh. Lanjut aja deh yaa...
Cekidot....
Setelah tadi berbicara dengan alvino di rooftop, rasanya hati kia masih berbunga-bunga. Bahkan tadi ia pulang diantar oleh alvino. Banyak pasang mata yang menatap mereka heran, pasalnya kemarin-kemarin alvino mengabaikan kia, tapi tadi ia malah mengantarkan kia pulang.
Walaupun tadi alvino mengantarkan kia pulang, sikapnya masih tetap dingin seperti biasanya. Ia juga masih irit berbicara. Ya, namanya juga alvino si manusia es.
🌺🌺🌺
Hari ini adalah hari libur, dan kia memanfaatkan ini untuk tidur dirumah. Bisa dibilang kalau kia ini ratu tidur. Setelah solat subuh tadi, kia memutuskan untuk tidur lagi.
Jam menunjukkan pukul 10.00 wib, tapi kia masih belum bangun juga.
"Kia, bangun sayang. Ada temen kamu nih dibawah" Ucap dinda dari depan kapan kia.
Namun kia tidak menghiraukan ucapan dari bundanya. Ia malah melanjutkan aksi tidurnya.
Karena sudah lelah membangunkan kia, akhirnya dinda turun kebawah dan menyuruh orang itu untuk membangunkan kia sendiri.
Ceklek
Suara pintu terbuka, dan menampakkan kia yang sedang tertidur pulas. Orang itu tersenyum tipis.
"Bangun!" Ucap pria itu sambil mencolek-colek pipi kia.
Tetapi bukannya bangun, kia malah membalikan badannya ke arah lain.
Senyuman pria itu sedikit mengembang, ia merasa lucu dengan tingkah kia saat sedang tidur."Bangun, gue mau ajak lo jalan" Bisik pria itu di telinga kia.
Kia yang mendengar itu seperti mengenali suaranya. Kia langsung mendapati alvino yang sedang memandangi dirinya. Ya, pria itu adalah alvino. Kia sungguh malu, bagaimana bisa alvino masuk ke kamarnya. Apalagi tadi dia sedang tidur. Apa alvino melihat posisi tidur kia yang sedang menganga? Ah tidakkkkk.....
"Ka-kak alvino ngapain disini?" Tanya kia gugup.
"Gue tunggu 15 menit buat siap-siap. Kalo lewat, gue gajadi ajak lo jalan" Ucap alvino sambil berjalan meninggalkan kia.
Kia yang mendengar kata-kata alvino hanya diam saja. Seketika ia sadar dan langsung berlari menuju kamar mandi.
.
Kia hanya butuh waktu 10 menit untuk mandi, dan sekarang waktu yang tersisa hanya 5 menit. Kia memilih sweater berwarna biru muda ditambah dengan celana pendek. Rambutnya ia gerah. Wajahnya dipoles bedak baby dan bibirnya dipoles dengan lipbalm sedikit.
Setelah merasa siap, kia langsung turun ke bawah dan mendapati alvino yang sedang memainkan ponsel nya. Mendengar suara orang berjalan, alvino langsung mendongak. Ia terpesona dengan penampilan kia. Kia hari ini sangat cantik menurutnya. Tapi buru-buru alvino menetralkan wajahnya.
"Ayo kak" Ucap kia sambil tersenyum manis dan menampakkan lesung pipinya.
"Iya" Jawab alvino lalu berpamitan dengan bundanya kia.
Setelah berpamitan, alvino dan kia langsung berjalan ke luar. Beruntung hari ini alvino membawa mobil, karena kia hari ini memakai dress. Alvino membukakan pintu mobilnya untuk kia, kia yang mendapat perlakuan seperti itu langsung baper. Lalu kia langsung masuk ke dalam mobil. Setelah kia masuk, barulah alvino masuk ke dalam mobil.
Diperjalanan, alvino dan kia hanya sibuk masing-masing. Kia yang memainkan ponsel nya, dan alvino yang fokus menyetir.
Karena tak terasa, akhirnya mereka sampai di tempat tujuan mereka. Kia yang melihat tempat itu, langsung membuka pintu mobil dan langsung keluar. Ternyata alvino membawanya ke taman.

KAMU SEDANG MEMBACA
A L V I N O √
Teen Fiction"Tetap jadi wanita apa adanya, karena gue suka itu. Dan gue ga bisa temuin itu di wanita lain selain lo." -Alvino "Aku mencintaimu tanpa alasan, terimakasih telah menjadi lelaki terbaik setelah ayah❤" -Kiara