Happy reading kesayangan<3
.
Dan kini alvino berada di kantor polisi untuk membebaskan andrea dan menjalankan rencananya, dan sekarang andrea sudah berada di hadapan alvino
"Aku udah feeling kalo kamu bakalan datang buat bebasin aku dan ternyata bener. Makasih sayang." Ucap andrea manja lalu langsung mencium pipi alvino
Alvino yang mendapat perlakuan seperti itu hanya diam walaupun sebenarnya ia merasa jijik, dia hanya ingin rencananya berjalan dengan mulus.
"Lo benar, kia itu Cuma cewe lemah. Ga seharusnya tadi gue nyelamatin dia, dan ga seharusnya juga gue bentak lo. Harusnya gue biarin dia mati, toh yang lo lakuin juga karena lo sayang sama gue kan" Ucap alvino memulai rencananya
Andrea yang mendengar itu terpekik senang bukan main, inilah harapannya selama ini.
"Iya sayang kamu benar, aku sayang sama kamu makanya aku lakuin ini" jawab andrea sambil bergelayut manja di lengan alvino
Ingin sekali alvino mendorong andrea saat ini, kalau saja bukan karena rencana nya alvino sudah melakukan hal kasar kepada andrea.
"Mau pulang hm?" Tanya alvino sambil mengelus rambut andrea
Andrea yang mendapat perlakuan seperti itu langsung diam dan menganggukkan kepala nya. Ia merasa terhipnotis dengan perlakuan alvino terhadapnya. Sungguh diluar dugaan.
"Yuk" ucap alvino seraya menggandeng tangan andrea lalu berjalan keluar dari kantor polisi tersebut.
30 menit berlalu dan selama perjalanan alvino hanya mendengarkan andrea berceloteh. Andrea bilang ia masih tidak menyangka kalau cintanya terbalaskan. Sangat diluar dugaannya sama sekali. Dan alvino yang melihat itu hanya tersenyum tipis. Apa?Tersenyum? Alvino tersenyum hanya karena mendengar celotehan dari andrea. Dan kini mereka sudah sampai di depan rumah Andrea.
"Makasih sayang udah anter aku." Ucap andrea genit
"Hm. Yauda sana masuk." Jawab alvino
"Aku masuk ya, kamu hati-hati. Aku sayang kamu." Ucap andrea lalu mengecup pipi alvino
Lalu andrea langsung keluar dari mobil alvinodan masuk kedalam rumahnya. Alvino yang sudah melihat andrea masuk kedalamrumahnya, langsung menancap gas nya dan pergi menuju rumah sakit untuk melihatkeadaan gadisnya
.
Didalam rumah, andrea sangat senang karena rencana nya berhasil dan alvino jatuh kedalam pelukannya. Ia tidak bisa membendung kesenangannya dan langsung lompat-lompat diatas sofa sehingga membuat orangtua nya kebingungan.
"Kenapa kamu?" tanya papi nya
"Abis cairin batu es pi" jawab andrea dengan cengiran. "Rea ke kamar dulu ya, dadah semua." Lanjutnya dan langsung berlari ke kamar. Orangtua nya yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya. Kalau saja mereka tau kelakuan putrinya, sudah dipastikan mereka akan marah besar.
Hey yoo gaiss, part ini dikit banget ya? tapi masih bisa bikin kalian betah baca ini kan? hehehe
Stay terus sama alvino yaaa, see u guys<3

KAMU SEDANG MEMBACA
A L V I N O √
Teen Fiction"Tetap jadi wanita apa adanya, karena gue suka itu. Dan gue ga bisa temuin itu di wanita lain selain lo." -Alvino "Aku mencintaimu tanpa alasan, terimakasih telah menjadi lelaki terbaik setelah ayah❤" -Kiara