Apakah aku terlahir sebagai anak pembawa sial? Kenapa hyungku menganggapku seperti itu? Padahal dulu mereka sangat menyayangiku. Apa karena kematian orang tuaku? Tapi itu bukan salahku. Aku ingin kita kembali seperti dulu hyung, dimana kau menyayang...
"Terus ngapain belanja klo gk bawa uang?!" Namjoon meredam emosi
"Kan ada hyung. Ngapain bawa uang?" ucapan Jungkook membuat Namjoon ekstra sabar
"Ayolah hyung, kasihan Hobi hyung kan hari ini ultah Hobi hyung" klo udah Taehyung yang ngeluarin jurus puppy eyes Namjoon lemah
"Yaudah aku traktir mumpung hari ini ultah kamu" jawab Namjoon yang akhirnya mendapat pekikan senang dari Hoseok
"Makasih hyung semoga jodoh hyung cantik dan Cinta sama hyung!!!" Hoseok berlari ke kasir untuk membayar
"Hyung, untuk kookie mana?" tanya Jungkook dgn wajah imut dan polosnya membuat Namjoon bergidik ngeri
"Yaudah ambil aja" Namjoon menghela nafas lelah
"Taetae boleh minta gk hyung?" tanya Taehyung yang melihat Hoseok dan Jungkook ke kasir
"Klo untuk Taetae apa sih yang gk?" tanya Namjoon membuat mata kucing Taehyung berbinar
"Beneran hyung?! Berarti Tae boleh makan snack?!" tanya Taehyung memastikan karena sejak orang tuanya pergi ia tidak pernah memakan snack
"Iya sayang. Udah ambil sana keburu dihabisin sama hewan peliharaan hyung" Namjoon mengelus rambut Taehyung
"Makasih hyung" Taehyung memeluk Namjoon kemudian lari ke tempat snack memilih snack yang ia inginkan
"Mereka lucu tapi ngeselin" helaan nafas Namjoon seperti ayah beranak 3
"Semoga anakku tidak seperti dua siluman itu. Jika seperti Taetae mungkin aku masih mau" Namjoon berbicara entah dgn siapa
"Hyung!! Ayo bayar!" teriak Hoseok di kasir
"Iya sabar" Namjoon berjalan menuju kasir menghampiri dongsaengnya
.
Saat ini mereka tengah piknik disebuah taman dibawah pohon rindang. Hoseok yang memilih tempat ini sebagai tempat piknik dihari ultahnya
"Apa permintaan hyung dihari yang spesial ini?" tanya Taehyung
"Tetap bersama kalian seperti ini untuk selamanya bagiku saja sudah cukup" jawaban Hoseok membuat Namjoon tersenyum. Karena dibalik sisi kekanakan Hoseok ada sisi dewasa yang hanya diketahui oleh mereka
"Apakah tidak bosan bersama kita terus hyung?" tanya Jungkook
"Tidak" Hoseok menggeleng dan memberikan senyuman terbaiknya
"Aku yakin jika kalian tidak akan meninggalkanku seperti mereka yang pergi meninggalkanku" lanjut Hoseok
"Kita itu keluarga hyung" jawab Taehyung
"Iya. Jadi jangan sungkan untuk curhat dgn kami" Jungkook tersenyum
"Kalian adalah keluarga pertama yang pernah ku temui" Hoseok tersenyum cerah
"Apakah kalian menyembunyikan sesuatu?" tanya Namjoon yang sedari tadi diam
"Aku bingung harus memulai ceritaku dari mana" Hoseok menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
"Tidak apa ceritalah semua. Aku hyungmu saat ini" Namjoon tersenyum menampilkan dimplenya
"Aku tidak mempunyai keluarga sejak aku bayi" Hoseok memandang sendu Namjoon
"Kemana mereka?" Namjoon dibuat penasaran
"Tidak tahu. Mereka membuangku di panti asuhan" Hoseok meremas minuman kaleng untuk melampiaskan emosinya
"Ibu panti menemukanku dalam keadaan membiru dan sangat buruk" Hoseok tersenyum paksa
"Mulai saat itu aku membenci keluargaku" Hoseok kembali tersenyum
"Tenanglah. Sekarang kami keluargamu. Dan aku adalah hyung kalian" Namjoon menepuk bahu Hoseok
"Terimakasih"
Akhirnya mereka berempat berpelukan melampiaskan rasa haru dan bahagia
"Dibalik tawa seseorang terkadang menyimpan beribu duka yang tidak bisa diungkapkan"
. . . . TBC . . . Ini spesial babang jey....
Seangilchuka hamnida ma bias babang jey... Semoga tambah ganteng dan sehat selalu😘
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Annyeong....Jangan sungkan buat komen dan kritik ya😊