Sebelas

1K 111 12
                                        

Waktu berlalu begitu cepat dengan ketelatenan lesti merawat rizky dan dengan kondisi rizky yg semakin membaik meskipun sebelumnya kondisinya kritis namun dengan dukungan yg besar dari keluarga lesti mampu melewati masa" sulit dalam hidupnya dimana melihat lelaki yg sangat dicintainya terbaring lemah tak berdaya dengan kabel" yg ada di tubuhnya.  Sakit melihat sang suami seperti ini namun apalah daya hanya ini pengobatan yg bisa dijalani oleh suaminya itu.  Ia tak lelah berdoa meminta kepada yg kuasa agar suaminya semakin di kuatkan dan mampu melewati masa kritisnya dan berjuang untuk bertahan antara hidup dan mati.   Usaha dan doa nya tidaklah lah sia".  Kini lelaki nya itu kembali meskipun masih dalam mada pemulihan.  Pipi chuby dan badan berisinya sudah kembali seperti dulu dan juga kondisi kakinya sudah bisa berjaan normal.   Ia sangat senang melihat suaminya yg kini sudah bisa tersenyum.  Dan hari ini adalah hari dimana ia akan mengetahui hasil pemeriksaan dari suaminya.  Ia sangat begitu cemas dengan hasilnya.  Dengan doa yg tak pernah putus dari bibir mungilnya berharap ada satu keajaiban untuk suaminya.  Perasaan nya semakin tak karuan dengan tangan yg begitu gemetar saat memasuki ruangan dokter. 

"Dede jangan tegang gitu.  Apapun hasilnya kita harus terima" ucap sang suami menenangkan yg sangat paham jika saat ini istrinya itu sangat tegang. 

Setelah menunggu beberapa saat akhirnya dokter yg bername tag "RIA" masuk ke ruangan

" bagaimana hasil pemeriksaan suami saya dok?  Tanya lesti

" sebentar ya bu saya baca dulu hasilnya" ucap sang dokter

"Bagaimana dok?  Kenaa dokter diam saja?  Apa kondisi suami saya semakin memburuk?  Cecar lesti kepada dokter ria dengan air mata yg sudah meluruh di kedua pipinya  karena melihat perubahan pada wajah sang dokter seakan mengisyaratkan bahwa dokter pun bingung fengan hasilnya.   Namun dengan tenang rizky mengusap tangan sang istri agar kembali tenang

" saya tidak percaya ini.  Suatu keajaiban penyakit yg diderita bapak rizky sudah hilang.  Dan beliau di nyatakan sembuh" ucap sang dokter dengan wajah yg sangat bahagia

"Apa yg saya dengar ini semuanya benar dok?  Tanya rizky yg di jawab dengan anggukan kepala oleh sang dokter
.
.
.
.
Di rumah kini semua keluarga sedang  cemas menunggu kepulangan rizky dan lesti dari rumah sakit.

" bagaimana hasilnya kak?  Tanya mamah isda begitu rizky sudah sampai di rumah

Sembari melihat istrinya mengisyartakan kalau lestilah yg harus memberitahu keluarganya

"Abi sembuh mah. Pah. " ucap lesti dengab tangisan

"Abang beneran sembuh?  Tanya ridho yg baru tutun dari kamarnya bersama nia dan juga putranya. 

"Ia a" jawab lesti

Semua keluarga mengucap syukur atas kesembuhan rizky,  namun saat  sedang asyik berbincang mereka di kejutkan dengan tangisan qila yg baru baru keluar dari kamarnya dan langsung menubruk tubuh rizky

" papi gpp kan?  Tanya qila yg  membuat semua orang di ruangan bingung. 

" papi gpp sayang,  kakak kenapa??  Hmmm" ucap rizky sembari mengelus kepala qila

"Kakak mimpi buruk pi?? Ucapnya dengan tangisan

" kakak dengerin papi ya.  Itu cuma mimpi sayang.  Jgn terlalu di fikirkan.  Dan sekarang papi sudah sembuh nak " ucapnya lembut yg mampu membuat putrinya tersenyum

"Beneran??  Papi jgan sakit" lagi ya.  Kasian mami. Omah. Opah. Mama sama papa sedih terus liat papi masuk rumah sakit" ucapnya kepada sang papi

"Iya sayang.  Papi janji" ucapnya pada qila yg sudah berada pangkuannya. 

Kamulah takdirku Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang