Jieun POV.
Hari ini kami---Aku dan Seokjin---kembali bekerja seperti biasa. Kami berangkat bersama setelah sarapan. Sekitar 30 menit kami sampai di parkiran mobil khusus dokter yang bekerja disana.
Dia meninggalkanku lagi_- Ya, Seokjin langsung keluar begitu saja setelah memarkirkan mobil. Dasar domba! Untung sabar:')
Akhirnya aku menuju ruanganku sendiri. Menulusuri lorong rumah sakit dengan sedikit menyapa beberapa pasien maupun keluarga pasien yang sedang menunggu atau membesuk.
"Noona!" Saat aku hendak membuka pintu, aku mendengar seseorang berteriak. Mungkin ditujukan untukku? Aku hanya meliriknya. Dan benar saja, ada seorang laki-laki yang memakai jas putih ala dokter menuju ke arahku.
Lama-lama makin dekat, dan benar seperti dugaanku. Kim Taehyung---adik dari Kim Seokjin---tengah menghampiriku.
"Yya! Kenapa kau berlarian eoh? Nanti kau tersungkur bagaimana? Ck! Tingkahmu tak ada bedanya dengan anak kecil berumur 5 tahun kau tau?!" Aku mengomelinya panjang lebar karenanya.
"Mianhae Noona.. " Dia menunjukkan cengirannya. "Eoh Noona..?"
"Wae?" Tanyaku sambil menekuk lenganku di perut .
Detik selanjutnya ia memelukku. Aku tersentak. Tunggu, ada apa dengan anak ini? Aku hanya menatapnya bingung setelah ia melepaskan pelukanku.
"Aku merindukanmu Noona!"
"Tutup mulutmu Taehyung-aa! Ada banyak orang disini!" Aku memukul lengannya.
Dasar bodoh. Bisa-bisanya ia berteriak di tengah orang. Aissh! Untung adik ipar sendiri:')
"Kenapa kau merindukanku?" Tanyaku mencoba memancingnya.
"Yya.. Noona.. Bagaimana bisa kau bertanya seperti itu eoh? Kau menikah dengan kakakku, dan saat itu juga aku masih di Jerman untuk pertukaran dokter. Kenapa tidak diundur pernikahannya?"
Taehyung benar. Aku menikah dengan Seokjin tanpa ia hadiri. Sebenarnya aku sudah bersikeras melontarkan usulanku saat musyawarah keluarga agar menunggu sampai Taehyung kembali. Namun masing-masing keluarga ingin pernikahan ini segera di laksanakan. Mau tak mau akhirnya terjadi.
"Mianhae Taehyung-aa.. Aku sudah memohon ke Eomma dan Appa untuk menundanya, tapi mereka tidak ada yang setuju.. Maafkan Noona ya..?" Aku terkekeh melihat ekspresi wajahnya saat ini. Pipi yang menggembung dan bibir yang dikerucutkan. Kiyowo..
Dia mengangguk lesu, haha.. Ingin sekali aku mencubit pipinya.
"Buang wajah kesalmu itu Taehyung-aa.. Kau persis anak kecil saat ini.. Tidak malu dengan umurmu saat ini?" Aku mengusap lengannya lembut sambil tertawa.
"Baiklah, aku maafkan Noona.. Tapi ada syaratnya.."
"Apa?"
"Nanti makan siang bersama. Eotte?" Syaratnya tidak buruk. Aku hanya menganggukinya.
"Oke! Sudah sana, kembali ke ruang mu!"
"Apa kau mengusirku Noona?"
"Anniyo.. Aku juga harus bekerja Taehyung-aa.. Fighting!" Aku mengepalkan tanganku dan menaikkan ke atas. Memberi instruksi semangat untuk Taehyung.
"Fighting Noona!" Aku hanya mengangguk dan kemudian masuk ke ruanganku. Aku tak lupa melambaikan tanganku kepadanya.
*****
KAMU SEDANG MEMBACA
ICE - Kim Seokjin [✓]
Random[END] Prolog Jeon Jieun gadis cantik berumur 25 tahun yang berkerja di salah satu rumah sakit di Seoul terpaksa harus menikah dengan dokter disana karena perjodohan orang tua mereka yang saling mengenal. Kim Seokjin namanya, pria berusia 30 tahun te...
![ICE - Kim Seokjin [✓]](https://img.wattpad.com/cover/181650727-64-k382164.jpg)