Yuhuyyy baru update lagi😁😁
.
..
..
.
Langsung aja kuyySuara musik yang sangat besar terus berbunyi bersama lampu kelap kelip yang menghiasi club mewah di ibu kota.
"Tambah lagi nih gam." Eza menyodorkan sebotol bir ke arah Agam yang sedang ngobrol dengan Alea di sampingnya.
Bukan Agam yang mengambilnya melainkan Alea yang mengambilnya dan menuangkannya di gelas miliknya dan Agam. "Thanks." Ujar Agam lembut. Alea hanya membalas dengan senyuman.
Kefano yang sedang di lantai dansa dengan seorang wanita yang tidak ia kenali terus berjoged mengikut irama musik, sedangkan Alby? Ya.. sudah tidak usah di tanya lagi. Sudah berbaring lelap di samping Eza." Makin lengket aja lu berdua." Cerocos Eza yang melihat Agam dan Alea sedang meminum bersama serta bercanda riang.
"Yaiyalah za emang lu sama Indi, status pacaran tapi gak pernah jalan. Gimana sih." Ujar Alea dan menaruh kepalanya di pundak Agam.
"Lah gua mah bukan cowo yang dikit dikit anter cewe gua jalan tapi, gua langsung ngajak ke KUA nanti." Bangga Eza.
"Idih.. kayak Indinya mau sama lu aja." Jawab Alea yang langsung di sambut tawaan kecil dari Agam.
Agam merasakan sakit di kepalanya, mungkin karna kebanyakan minum tapi ada yang satu yang dari tadi Agam sembunyikan, ada rasa khawatir dan tidak enak di lubuk hatinya. Tapi ia akan singkirkan jauh jauh, karna niat dirinya di sini hanya ingin senang senang dengan sahabatnya.
"Gam.. lu kenapa? Lu sakit? Kok diam aja." Tanya Alea lembut seraya memegang pipi Agam. Agam hanya membalas dengan senyuman dan memegang tangan Alea yang ada di pipinya." I'm fine. Ok" ujar Agam seraya mengacak rambut Alea.
Kefano datang dengan oleng ke arah meja mereka." Wehh.. udah cape lu? Kirain udah kayak gini lu ke sini kirain masih sehat lu malah ke sana. Dasar teman laknat. Udah sana lu tidur di samping Alby." Ujar Eza yang melihat tingkah laku sahabatnya.
"Udah dua korban ya za, lu gak mau ikutan biar ganjil korbannya." Canda Alea.
"Kagak menarik ah perempuannya. Ya kan gam?" Ucap Eza yang di balas deheman oleh Agam." Ouh iya. Kalau kata Agam mah yang menarik si Afi ya kan?" Yang langsung di balas deheman lagi oleh Agam.
Ngapain harus bahas si Afi segala sih. Batin Alea gak suka.
Ouh iya Afi semenjak ia chat dari tadi pagi belum ada balasan atau dilihat sekalipun oleh Afi. Apa dia baik baik saja ya? Tapi kenapa perasaan gua gak enak gini, coba gua hubungin Awdrey aja kali ya, siapa tau mereka lagi jalan.
"Tuh kan bener apa kata gua Agam mah lagi mau PDKT sama Afi ya kan gamm?? Jangan cemberu lu ya al." Ledek Eza yang langsung di balas pukulan oleh Alea. "Gila.. sakit banget al." Ujar Eza.
Ya kali Agam mau nembak Afi. Gak gak gak. Agam punya gua, tadi dia seneng banget ada di samping gua bahkan gua pegang pipinya dia gak marah malah dia balas. Kalau dia suka sama Afi kenapa dia sering ngacak rambut gua kenapa dia gak marah kalau gua senderan di pundaknya. Pokoknya Agam milik gua, gua bakal lakuin apapun agar Agam selalu di samping gua. Batin Alea kesal.
"Lu telfon siapa malam malam gini dah gam?" Tanya Eza.
Agam mencoba menghubungi Awdrey tapi tidak aktif." Kepo banget lu." Agam terus mencoba telfon Awdrey.
"Lagi telfon Afi ya??" Ledek Eza. Alea kini merampas handphone milik Agam. "Loh ngapain lu ngerampas handphone gua, al." Bingung Agam yang langsung mengambil handphone miliknya lagi.

KAMU SEDANG MEMBACA
THE SECRET LOVE
Novela Juvenil💯in Rank: Rank #7 teenlitindonesia [21-07-18] Rank#25 kamu[21-07-18] Rank#41wattpadindonesia [21-07-18] Rank#223 indonesiamembaca [21-07-08] ..... Gk bisa ada yang melawan Afi, ketika dirinya sedang marah. Bahkan geng Badboy yang terkenal membikin...