Umumnya manusia punya pikiran liar yang berasal dari hal-hal yang didengar dia lihat dia rasakan mulai dari berita atau bahkan bahan bacaan yang berseliweran di dunia maya.
Kebiasaan mikir terlalu jauh tentang hal-hal yang ditakuti tak jarang menjadi belenggu bagi orang-orang. Tanpa sadar telah meracuni pikiran mereka sendiri.
Bagaimana kalau begini ?
Bagaimana kalau begitu?
Ketakutan-ketakutan begini pada tahap tertentu malah menjadi penghalang produktivitas seseorang. Bagaimana tidak, setiap hendak melakukan aktivitas muncul takut, setiap dapat pekerjaan baru juga muncul takut yang macam-macam.
Sebenarnya ada hal simple untuk mematahkan semua ketakutan-ketakutan itu.
Duduklah diam amati semua ketakutan itu, tanya pada diri sendiri Pantaskah menyimpan ketakutan-ketakutan itu. Jika tak pantas putuskan bahwa tak pantas menyimpan ketakutan itu. Selanjutnya akui dan lepaskan Semua ketakutan itu sambil terus mengamati kondisi pikirannya. Lakukan ini sampai tidak ada reaksi apapun di tubuh di kepala atau di area lain.
Selanjutnya sadari pertanyaan baru di dalam diri "Bagaimana jika yang di takutkan tidak terjadi ?"
Sampai muncul satu kesadaran bahwa apapun pikiran dan ketakutan belum tentu terjadi.
Setelah itu putuskan bahwa ketakutan-ketakutan itu tidak penting dan tak sepantasnya ada.
Selanjutnya jika tiba-tiba saat menjalani aktivitas, muncul ketakutan-ketakutan yang lain, ketakutan yang baru. Maka segera sadari ketakutan itu dan tanya sama dirinya "Apakah ini penting ?" Tanya juga "Apakah ini pantas atau tidak?". Jika tak penting dan tak pantas maka segera putuskan "stop sampai disini, ketakutannya sudah tiada".
Tepuk-tepuk dadanya sampai plong.
💥⭐💥
Contoh kasus :
1. Takut penampilan ndak sesuai harapan (demam panggung)
2. Takut malu
3. Takut penyakit
4. Takut gak mampu dan sebagainya
Dst
Kasus 1 pernah di alami seorang dosen, beliau datang kerumah mengeluhkan demam panggungnya. Ya begitu karena takut perform gak sesuai harapan, takut nanti malah malu didepan audiens.
Kasus 4 pernah di alami oleh seorang anak SMA yang takut berangkat kuliah karena takut nanti ndak mampu menjalani proses kuliahnya.
Ya begitu deh, banyak ketakutan-ketakutan yang mereka buat sendiri dan akhirnya jadi ujian bagi mereka.
💥⭐💥
Silahkan diterapkan tips di atas, jika mau diskusi boleh di komen dibawah ini ya.
~~~~~~~
Mohon dukungan vote nya ya, tombol bintang ⭐ itu sangat bermanfaat buat work ini, semoga kedepannya bermanfaat untuk lebih banyak orang.
Selanjutnya komen dan share jika tulisan ini dirasa bermanfaat buat teman-teman atau orang terdekat mu 😇🤗🙏
Terimakasih, Salam Hormat🙏
KAMU SEDANG MEMBACA
Bengkel Jiwa (#Terapi Psikologi Berdamai Dengan Luka Batin)
Spiritual= Tips Berdamai dengan Luka Batin = Sebagai seorang terapis ruqyah dan terapi hati juga sebagai seorang tenaga pendidik di Kota Pontianak, keseharian ketemu client dan siswa. Konten pembicaraan ya tentu sekitar dunia psikologi dan spritual. Hobby la...
