🎇

2.9K 273 33
                                    

"Bagaimana kabarmu Lisa" suara Gray lembut, rasanya Gray sangat ingin memeluk Lisa. merengkuh gadis yang ada di hadapannya, tapi Gray tau diri saat ini.

Lisa tersenyum "Aku baik Oppa, bagaimana denganmu? kau terlihat semakin kurus" gray tersenyum kecut mendengar ucapan Lisa, ia hanya mengangguk dan setelahnya tersenyum sangat manis membuat Lisa ingin berlari ke arahnya memeluk pria yang ada di depannya.

"benarkah? padahal makanku banyak" guraunya, membuat lisa tertawa kecil "aku senang masih bisa melihat tawamu" ujarnya membuat Lisa terdiam "Maaf" sesalnya.

Lisa menggeleng "aku juga suka melihat tawa oppa" senyum mengembang dari sang produser AOMG itu "aku memesan makan, aku harap oppa akan menghabiskannya"

Lisa memang memesan makanan banyak, seperti yang ia katakan. ia ingin melihat Gray seperti dulu. Gray harus mengembalikan berat badan dan menjadi sang Raja Rapper di atas panggung.

"sebanyak ini?" Lisa mengangguk "kau mau membantuku menghabiskannya kan?" Lisa menggeleng "ah wae.. ini banyak sekali, kau juga kehilangan berat badan" ujarnya membuat Lisa tertawa dan mengangguk. Gray tesenyum senang.

"Aku mendengar kau sudah dengan Hanbin, selamat" Lisa diam. Ia melirik Gray yang menunduk entahlah rasanya menyakitkan jika Gray bersikap seperti ini.

"Oppa dapat berita it dari Mana?" Tanyanya.

"Zico"

Sudah Lisa duga, Zico adalah sumber gosip yang benar benar membuatnya pusing. sudah Lisa duga, Zico akan mengatakan pada Gray saat tak sengaja ia bertemu dengannya berdama Hanbin untuk Makan malam.

"Oh, apa oppa percaya pads Zico oppa?" Tanya balik Lisa, Gray terdiam sejenak. Lisa tersenyum.
"Aku Tak Akan menjawab pertanyaan oppa, jika oppa percaya pada Zico oppa, aku Tak apa apa"

"Bisakah kita memperbaikinya lagi Lisa?" entah hantu dari mana yang merasuki Gray. Yang pasti saat ini.. dia sangat berterimakasih pada si hantu yang telah membantunya memberanikan diri mengatakan itu pada Lisa.

Lisa terdiam, "Maaf, Tak sepantasnya aku mengatakan itu" ujar Gray lagi di akhiri dengan dengan senyum kecutnya.

"Oppa"

"Esok aku akan pergi ke London" Lisa menatap Gray, Gray tersenyum hangat "jaga dirimu, mungkin ini Tak akan berhasil tapi aku ingin mencobanya" mata Gray menatap Lisa teduh "aku akan mencoba mengikhlaskanmu jika kau bahagia bersama Hanbin" Harusnya Gray tak mengatakan itu, hanya saja ia tak ingin Lisa lama lama terluka karna dirinya.

"Oppa baik baik saja?" Pertanyaan dari Lisa di jawab gelengan oleh Gray "lalu kenapa oppa mengatakan ini?"

"Untukmu aku akan mencoba baik baik saja, Maaf semua kesalahan Oppa" ujarnya mencoba tersenyum. Gray berdiri "sepertinya Jaypark sudah menyuruhku pulang"

Lisa terdiam menatap Gray "Oppa" lirihnya. Sayangnya suara yang ia gumamkan tak terdengar oleh telinga Gray.

Haruskah Lisa lari dan mengatakan ia tak baik baik saja?
Haruskah Lisa lari dan mengatakan dirinya dan Hanbin hanya sebatas Teman?
Lisa tak bisa berdiri, dadanya sangat sesak, ucapan Gray membuatnya tak bisa berfikir.

______🎇______

"Aku hanya mempertahankan apa yang ingin aku pertahankan" ujarnya sambil meremas tisu yang ada di tangan kanannya "Aku tak bisa jika tak ada dirinya"

"Tapi yang kau lakukan salah, kau malah melukai adikku"

"Seungri ya, kenapa kau menyalahkanku?"

"Hyorin dengarkan aku" Sungri menatap Hyorin "Gray sangat mencintai Lisa, dan Lisapun juga sebaliknya. jika kau yang ada di posisi Lisa? Apa yang akan kau lakukan?" Hyorin terdiam "Kau mencintai Gray tapi Gray mencintai Lisa, Berfikirlah secara dewasa. Bahkan usiamu jauh di  bawah adikku" nadanya terdengar sengit.

"Sungri ya" sungri hanya berdehem "Lalu bagaimana nasib aku dan Anak yang ada di dalam kandunganku?" Ujarnya lirih "Aku bahkan mencoba untuk menggurkannya"

"Tidak masalah" Hyorin menatap seungri "Jika ayahnya tak mau bertanggung jawab, kau cukup merawatnya. Jika kau tak mau kau cukup melahirkannya dan menitipkan kepada panti asuhan. Atau kau menggugurkannya? Itu semua pilihanmu, kau sudah dewasa bukan?" Hyorin masih terdiam "Lakukan apa yang menurutmu baik"

"Sungri ya, kenapa kau sekejam itu padaku"

"Lalu kau mau minta apa dariku? Kau sudah melukai adikku, mau menemuimu seperti ini saja sudah beruntung. Jangan lakukan lagi atau aku akan ikut membencimu" Ujarnya sangat menusuk hati Hyorin.


"Kenapa?" Suara berat dari arah samping membuat Lisa menghela nafasnya, Kunjungan Lisa ke apartment Mino untuk menenangkan diri dan bertukat fikiran. Hanbin saat ini sedang dalam Mode menyebalkan, makanya Lisa lebih baik ke tempat Mino fikirnya.

"Oppa" Tengekah dari adik Agencynya di jawab deheman oleh Mino, pasalnya mino saat ini sedang mengumpulkan Inspirasi Untuk menggores kanfas kosong yang ada di depan matanya. Mino berfikir Lisa tak akan ke sini dan menghancurkan karyanya tapi jika mino salah. Jika Lisa ke sini dan Mino tak mendengarkan maka habislah lukisan yang sudah mino buat satu minggu belakangan ini.

Semua lukisan akan menjadi sampah di pekarangan belakangnya dan ibu dan adiknya hanya menertawakan. Keluarga yang benar benar jahat!

"Gray Oppa akan ke London"

"Dia akan melakukan tour konser, bukankah sudah ada di jadwal AOMG, lalu apa kau sudah berbaikan dengannya Lisa?" Mino melirik Lisa, Lisa tampak bimbang "Aku tak percaya Jika wanita Tua itu benar benar Gila karna Cinta, Ia melakukan semua itu semata untuk menghancurkan hubunganmu dengan Gray Hyung" Mino masih menatap mata Lisa "Dia akan pergi malam ini, lakukan apa yang ingin kau lakukan. Setidaknya jangan sampai membuatmu menyesal"

"Oppa tau sari mana?"

"Zico, oh iya.. Zico meminta maaf karena mengatakan hal bodoh pada Gray Hyung. Ia sempat mendapat lemparan sepatu oleh Gray karna mengatakan jika Kau dan Hanbin berkencan Ck! Dasar pria itu" Mino menggeleng Heran.

"Oh"

"Setidaknya balaslah pesan orang yang terus meminta maaf, tidak baik ia mengirimu 100 pesan lebih dan kau malah masih mendiamkannya"

Ucapan mino membuat Lisa semakin bingung pesan yang Gray kirimkan terakhir untuk mengucapkan maaf belum Lisa balas. Akirnya Lisa menantapkan dirinya untuk meraih ponsel dan membalas pesan terakhir dari mantan kekasihnya.

__________________________
__________________________
G AOMG
Maafkan aku Lisa.
Aku sungguh sungguh minta maaf.
Jika kau tak mau membalas pesan ke 105 satuku ini, tak apa..
Setidaknya sudah bertemu denganmu membuatku senang.
Maaf, entahlah rasanya aku ingin sekali tak mengakhiri ucapan itu,
Berharap kau memaafkanku dan kembali padaku ck, bodoh bukan?
Aku minta maaf untuk lukamu dan tangisanmu. Maaf telah mengecewakanmu.
Maaf maaf sungguh aku minta maaf Lisa.

Aku juga minta maaf karna terlarut dalam kekesalan oppa.
Mungkin aku terlalu kekanak kanakan, Sungri oppa dan Mino Oppa menyadarkanku, Aku memaafkan Oppa. Semoga perjalanan tour oppa lancar.

______________________________________________________

Selang 2 menit setelah pesan itu terkirim, Lisa sudah kaget karena melihat orang yang ia kirim pesan barusan menelfonnya. Menelfonnya? Yah benar nama yang tertera di layar ponselnya adalah

G AOMG is calling....

Lisa harus melakukan apa?

  ______🎇______

Entahlah aku rindu sosok seungri.. 🥺

InstagramWhere stories live. Discover now