Yoongi POV
Malam ini aku tidak berminat mengerjakan atau melakukan sesuatu. Aku terlalu sibuk, sibuk memperhatikan gadis cantik yang kini sedang terlelap sambil memegang sebelah tanganku, ralat aku yang memegang tangan mina.
Entahlah ku akui ini memang aneh. Aneh, aku tidak ingin jauh-jauh dari mina. Aneh, karna aku ingin selalu dekat dengan mina. Aneh, aku tidak sedingin dulu saat bersama mina. Segala hal aneh muncul pada diriku saat berdekatan dengan mina
Seperti sekarang. Aku berada satu kamar dan satu kasur bersama mina. Tadi aku menawari ah tidak, aku memaksanya agar aku menemaninya dengan alasan takut terjadi hal yang aneh, padahal rumah ini aman dengan penjagaan. Itu hanya alibi ku agar bisa terus berdekatan dengan mina.
Jantung ku selalu tak stabil saat dekat dengan mina, ingin selalu dekat dengannya, selalu bersamanya setiap saat. Aku menyadari perasaan ini. Aku menyukainya, ah mungkin dengan seiring berjalannya waktu itu akan berubah. Entah semakin dalam atau bahkan hilang.
Aku menyingkirkan rambut yang menutupi sebagian wajah cantiknya,sungguh ini pemandangan yang indah. Ku elus surai panjangnya hingga sang pemilik surai terusik. Matanya sedikit terbuka, lalu tersenyum ke arah ku, ah manisnya.
"Mina-yaa joh-ahae" ucapku dengan nada rendah. "Mina aku menyukai mu"
Mina tak membalas, bahkan mungkin tak mendengar. Dia kemabali tertidur. Aku pun mulai mengantuk, tapi aku tidak mungkin tidur disini satu ranjang dengan mina. Aku beranjak menuju kamarku setelah memastikan mina sudah benar benar terlelap.
Yoonseok pov
"Mina-yaa joh-ahae"
Benar aku mendengarnya, saat aku hendak ke dapur untuk mengambil minum aku mendengar suara kakakku di dalam kamar tamu. Kakakku mengucapkan hal seperti itu? Kurasa sangat tidak mungkin dibalik sikap kasarnya kepada orang-orang.
Ah aku harus berfikir positif mungkin saja hyung hanya menyukai tubuhnya. Tapi anehnya sejak kapan hyung sering bermain dengan jalang itu. Yang ku tahu sifat hyung dengan aku tidak jauh berbeda, dingin dan kasar.
Woah seberapa hebat jalang itu menggoda hyung ku. Jika dilihat postur tubuhnya memang bagus, ideal, kulitnya putih bersih, wajahnya juga lumayan. Tapi jika di bandingkan dengan sekertarisnya yang dulu mina tidak ada apa-apanya. Itu hanya asumsiku
Mina POV
Aku terbangun dari tidur ku. Kulihat jam di nakas menunjukan pukul 05.00. Tak lama handphone ku berdering menampilkan nama SooAh di layar. Aku segera mengangkat telfon tersebut
"Annyeong mina-ya" terdengar suara SooAh dari sebrang sana
"Ya! Kau kemana, tak ada di rumah?!" Tanya ku sedikit emosi karna SooAh meninggalkan ku
"Aku sedang di daegu, ponakan ku sakit sedangkan kakakku sedang mencari uang ke busan untuk biaya pengobatan ponakan ku. Tunggu, apa kau tidak membaca note dari ku?" Jelas SooAh
"Ah seperti itu ya. Maaf aku tidak sempat membaca note mu. Saat aku tiba di rumah aku hendak membaca note mu tiba-tiba ada orang membekap ku dan menyeret ku ke dapur. Sepertinya orang itu perampok. Untungnya saat itu aku di antar oleh bos ku dan kebetulan dia masih ada di pekarangan rumah" jelas ku
"Jinja! Lalu bagai mana keadan rumah. Aku tidak meninggalkan barang-barang berhaga. Apa kau kehilangan barang berharga?" Tanya SooAh
"Ani, tidak ada barang berharga dalam rumah" jawab ku
"Ah syukurlah. Tunggu lalu sekarang kau dimana?" Tanya nya kembali
"Emm aku menginap di rumah bos ku" jawab ku ragu-ragu
"Benarkah? Kau tinggal di rumah bos mu? Yang dingin itu? Sepertinya dia menyukai mu" ucap SooAh dengan nada menggoda
"Aish kau ini berbicara apa. Sudahlah aku akan bersiap-siap kerja. Kau juga jangan lama-lama di busan. Aku tidak ada teman disini" ucapku
"Ck iya lihat saja nanti. Yasudah annyeong Mina" ucapnya lalau mematikan sambungan
Aku segera mandi lalu memakai baju yang semalam diberikan YoonGi. Setelah selesai bersiap aku pergi menuju dapur untuk menyiapkan sarapan. Ya hitung-hitung balas budi karna telah mengijinkan ku tinggal disini. Tak lama aku melihat YoonSeok, adik YoonGi yang sedang berjalan menurunu tangga. Dia melihat ke arah ku. Bukan tatapan dingin yang ku dapat tapi tatapan jijik. Ya dia memandang jijik ke arah ku. Apa maksud tatapan menjijikan itu? Aku tak mengerti. Aku menghiraukannya dan kembali melanjutkan aktifitas ku di dapur.
TBC
-dhy
-rfd
KAMU SEDANG MEMBACA
Why Cant? - Min Yoongi
FanfictionMin YoonGi dia ketus, dingin, teliti, cepat, pengancam tapi, dia sempurna. Dan satu hal lagi dia penuh perhatian . . . . . UPDATE SETIAP MALAM MINGGU
